Mamuju, Katinting.com – Sejak Senin (04-03) petang tadi, beredar sebuah vidio berisi adegan keributan, dengan durasi panjang vidio tersebut 49 detik, vidio tersebut beredar di sejumlah group WhatsUp, dibubuhi narasi memprovokasi penontonnya.
Ada pun narasi vidio berisi provokasi “COPAS, Kedaulatan negara bagaimana?, Tentara Cina SDH mulai beraksi dan SDH berani melawan tentara kita…Krn dia SDH membawa senjata perorangan…mulai beraksi dr kelompok kecil…alasannya pengamanan aset aset nya..kebon sawit dan lain-lain ..itu alasannya tp sebenarnya ingin menunjukkan bahwa tentara Cina SDH menguasai wilayah Indonesia…..LUAR BIASA….SUDAH DI INJAK INJAK REPUBLIK INI….PERHATIKAN…TENTARA CINA NGAJAK DUEL TNI….APAKAH TNI MENENG AE…MBIDEG AE….ASTAGHFIRULLAAH…”
Dalam vidio tersebut tampak sejumlah aparat berseragam lengkap, dari kelengkapan seragam, para petugas itu teridentifikasi adalah Brimob dan TNI, beserta sejumlah warga, memang terdengar dalam vidio suara gaduh seperti ada ketegangan, bahkan terlihat juga ada adegan petugas berseragam Brimob merangsek ke tubuh petugas berseragam TNI, kemudian dilerai oleh petugas berseragam Brimob dan TNI serta masyarakat biasa.
Karena narasi yang menyertai Vidio tersebut cukup provokatif, sehingga tim CekFakta www.katinting.com melakukan pencarian sumber sumber informasi sebagai upaya validasi kebenaran Vidio tersebut.
Dan tim CekFakta kami menemukan dari berbagai sumber terbuka di internet, sumber awal vidio tersebut, setelah tim CekFakta hanya menggunakan google lens melakukan penelusuran, dan tim menemukan sejumlah kesamaan indentik vidio tersebut, dalam bentuk screenshoot, dan menjadi gambar berita sejumlah media online, kurang lebih dua tahun lalu.
Dimana kejadian dalam vidio tersebut tidak sama dengan narasi yang disertakan dalam persebaran vidio tersebut sejak Senin petang tadi, bahwa benar nyaris ada bentrok dalam Vidio tersebut, tapi bukan antara TNI dengan tentara dari Cina, namun antara oknum TNI dengan oknum Brimob, akan tetapi itu hanya karena adanya kesalahpahaman antara kedua oknum tersebut.
Vidio tersebut di duga diambil oleh masyarakat sekitar pertambangan di Aceh tepatnya di Kabupaten Pidie, di mana terjadi penghadangan petugas dari Polda Aceh saat usai melakukan penindakan terhadap tambang ilegal pada Juli 2022 lalu, penghadangan terjadi di KM-21 Kecamatan Geumpang, Kab Pidie, Aceh.
Baca :
https://medan.tribunnews.com/2022/07/01/viral-video-tni-dan-polisi-nyaris-bentrok-pakai-senjata-di-area-tambang-emas
Viral, TNI hadang Polisi Dengen Alasan Tambang Di Aceh Tidak Boleh Di Tutup
https://www.merdeka.com/trending/tni-vs-brimob-bentrok-di-tambang-emas-ilegal-ini-penyebab-dan-fakta-sebenarnya.html
Kesimpulan :
Berdasarkan temuan hasil tim CekFakta www.katinting.com di atas, maka disimpulkan kalau vidio dengan narasi Tentara Cina Ngajak Duel TNI, adalah narasi hoax yang disematkan pada vidio tersebut, karena kejadian dalam vidio tersebut tidak sesuai dengan narasi penyerta persebaran vidio.
Sebab vidio tersebut, adalah vidio penghadangan petugas dari Polda Sulbar usai melakukan penindakan hukum terhadap pelaku tambang ilegal di Kabupaten Pidie, Aceh.
Olehnya kepada masyarakat, tim CekFakta www.katinting.com meminta kiranya, memastikan melakukan cek informasi, sebelum mengshare secara meluas, sebuah Vidio kejadian atau peristiwa, terlebih kemudian dengan narasi penyerta berbau provokasi, agar masyarakan terhindar dari paparan Hoax. (CekFakta/Fhatur Anjasmara)






