
Pasangkayu, Katinting.com – Satu lagi gagasan anak muda kreatif yang dimiliki daerah Pasangkayu patut diapresiasi. Ialah Dasri, wirausahawan muda melakukan terobosan di bidang pertanian.
Ia membangun e-commerce dengan menyertakan aplikasi yang cukup mudah digunakan oleh petani. Aplikasi tersebut dinamakan Kios Tani. Dan sudah bisa diunduh di Playstore.
Melalui aplikasi yang cepat, nantinya petani dapat membeli by order kebutuhan pertanian. Selain itu, aplikasi ini juga bisa diakses untuk melakukan transaksi atau jual beli.
Ide ini muncul karena terinspirasi dari kondisi para petani yang kesulitan mendapatkan bibit, pupuk, pemasaran hasil dan kebutuhan pertanian lainnya.
Sehingga ia pun putar otak mencari solusi aga dapat membantu untuk memudahkan petani. Itu disampaikan saat launching Aplikasi Kios Tani di Cafe Djapos Pasangkayu, Sulawesi Barat, Sabtu, 9 Oktober 2021.
Aplikasi ini cukup praktis bagi user atau pengguna. Dan menjadi solusi bagi keresahan petani selama ini. Sebab, selain bibit jagung juga disediakan pupuk.
Untuk menunjang ketersediaan pupuk, ia sudah melakukan kerjasama dengan PT Pupuk Kaltim untuk mensuplai pupuk bagi petani.
Aplikasi digital ini juga diciptakan oleh tangan terampil pegiat IT anak muda Pasangkayu, Haerul Hadi. Walau pun ini basis ilmunya, secara otodidak dia mampu mengembangkan aplikasi.
Saat peluncuran pun dilakukan sosialiasi program agro solution atau program solusi pertanian dengan tema “Digitalisasi Pertanian Menuju Era Baru Petanian Digital” bagi petani.
Untuk sementara, Kios Tani masih terbatas bagi pengguna di daerah Pasangkayu. Tapi, tak menutup kemungkinan ke depan bisa diakses seluruh masyarakat di Sulawesi Barat.

Sementara pemda Pasangkayu hanya mampu mengakomodir bibit untuk sekira 500 hektar kepada petani jagung. Dan itu pastinya tidak mecukupi secara keseluruhan petani.
Itu disampaikan Kadis Pertanian Pasangkayu, Irman saat memberi sambutan di acara peluncuran aplikasi yang dihadiri berkisar lima puluh orang petani dari seluruh desa di daerah ini.
Pada kesempatan sama, Kadis Kominfopers Pasangkayu, Suri Fitriah sangat mengapresiasi gagasan ini. Sebab, ini cukup membantu masyarakat khususnya petani.
Salah satu petani dari Baras, Al Anfal mengatakan sangat antusias dengan program solusi yang ditawarkan ini. Karana menurutnya, ini cukup membantu warga menuju petani mandiri.
Arham Bustaman





