
Mamuju, Katinting.com – Wajah perkampungan para nelayan yang berdiam diri disepanjang pesisir pantai Sulbar, memperlihatkan kondisi kekumuhan, tidak tertata dengan baik dan kurang rapih serta kecenderungan kurang higienis di lingkungan sekitar.
Hal itu disampaikan, Ali Baal dalam sambutannya pada acara rapat koordinasi (Rakor) forum kenelayanan se-Sulbar dan musyawarah Daerah Sulbar, yang berlangsung di hotel Maleo Mamuju, Rabu, (28/11).
“Kondisi tersebut tidak semestinya dirasakan oleh para saudara nelayan Sulbar, jika dilihat dari ketersediaan potensi sumber daya kelautan dan perikanan Sulbar yang begitu besar dan sangat menjanjikan,” kata Gubernur Sulbar tersebut yang juga terpilih ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Sulawesi Barat, masa bhakti 2018-2022.
BACA JUGA : Ali Baal Resmi Nahkodai DPD HNSI Sulbar
Wilayah perairan Sulbar yang berada di selat Makassar, tepat berada dalam wilayah pengelolaan perikanan 713, memiliki potensi perikanan tangkap lestari sekitar 1 juta 200 ribu ton pertahun. Potensi tersebut sangat besar dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi nelayan di Sulbar.
Perairan Sulbar juga merupakan wilayah strategis, karena berada dijalur alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II, dinilai sangat baik bagi pelintasan perdagangan laut dunia dimasa kini dan masa yang akan datang.
“ALKI II memiliki laut yang sangat dalam serta masih sepi dari jalur pelintasan perdagangan dunia yang tidak sama ramai dan padatnya di ALKI I,” katanya.
Tidak hanya itu, upaya serius dan kongkrit harus diterapkan dalam rangka peningkatan produksi hasil tangkapan ikan di Sulbar, dengan tidak hanya memperbanyak armada atau kapal penangkapan ikan yang besar yang memiliki daya jelajah tinggi, juga harus dukung dalam penerapan adopsi ilmu pengetahuan dan teknologi terutama menyangkut informasi berbasis citra satelit.
Tersebut akan sangat membantu percepatan peningkatan hasil produksi penangkapan ikan dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan yang maju, imbuhnya.
(Zulkifli/Farid)






