unjurkasa aliansi Sulbar Bergerak di simpang lima tugu Mamuju Keren.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Sejumlah mahasiswa di Mamuju yang tergabung dalam aliansi “Sulbar Bergerak” menyampaikan sikap terkait dinamika demokrasi jelang Pemilu 2024.

Dalam aksi unjuk rasa di Simpang Lima Kota Mamuju, Sabtu sore (10/02/2024), mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “Lawan Oligarki, Selamatkan Demokrasi”.

Mereka menilai Presiden Joko Widodo telah mengangkangi demokrasi secara ugal-ugalan dan menekankan perlunya mengembalikan ruh demokrasi serta menghentikan penggunaan kekuasaan secara semena-mena.

Ketua HMI Cabang Manakarra, Muh. Anshar, menegaskan bahwa distribusi kekuasaan belakangan ini bertujuan melanggengkan kekuasaan golongan tertentu, bukan untuk kepentingan rakyat.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak agar suara kritis tidak dibungkam dan penguasa yang menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dihentikan.

Mereka mengajukan tuntutan kepada DPR RI untuk memakzulkan Presiden Jokowi dari jabatannya saat ini.

Tuntutan yang disampaikan oleh Sulbar Bergerak mencakup berbagai aspek, mulai dari nasional hingga daerah. Di antaranya, tuntutan untuk memakzulkan Presiden Jokowi, memulihkan ruh demokrasi, menegakkan netralitas penyelenggara pemilu, menghentikan intimidasi terhadap masyarakat sipil, hingga mewujudkan sistem pendidikan dan kesehatan yang terjangkau.

Tuntutan di tingkat daerah juga mencakup penolakan terhadap usulan WIUP LTJ di Sulbar, penuntasan konflik agraria, dan penegakan hukum terhadap perusahaan tambang dan sawit yang beroperasi secara ilegal. Aliansi ini juga mendesak untuk pemerataan infrastruktur dan layanan pendidikan serta kesehatan di Sulbar.

(Rls)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here