Abd. Wahab kuasa hukum perkara gugatan Musda gerakan pramuka Sulbar. (dok. Anhar)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Kuasa Hukum Hj. Sitti Suraidah Suhardi, Abd. Wahab dan Chairul Amri, menyayangkan ketidakhadiran pihak tergugat I dan II, yakni Andi Ibrahim Masdar dan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, pada sidang mediasi mengenai hasil Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat.

BACA JUGA: Kwarcab Pasangkayu Konsisten Hasil Musda Mamasa Tetapkan Suraidah Ketua Kwarda Sulbar

Abd. Wahab menjelaskan bahwa pada hari ini, Senin, 6 November 2023, seharusnya ada sidang mediasi, namun tergugat I dan II, serta turut tergugat, tidak hadir. Oleh karena itu, hakim mediasi memutuskan untuk menunda mediasi kedua hingga Senin, 13 November 2023, untuk disidangkan kembali.

“Kami tidak diberitahu atau diberikan alasan mengapa tergugat I dan II, serta turut tergugat atau kuasanya tidak hadir, sehingga kami sebagai pihak penggugat tidak dapat menentukan alasan hukum ketidakhadiran mereka. Oleh karena itu, hakim memutuskan untuk menunda sidang berikutnya,” kata Abd. Wahab.

BACA JUGA: Polemik Hasil Musda, AIM Dianggap Tak Berjiwa Patriot dan Mengesampingkan Kode Kehormatan Pramuka

Kuasa hukum Suraidah juga menyebut bahwa pihak penggugat telah menawarkan kepada tergugat ketiga untuk membuat dan menandatangani Rekomendasi Penerbitan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat untuk masa bakti 2023-2028 di bawah kepemimpinan Hj. Suraidah Suhardi. Mereka menawarkan untuk mencabut gugatan jika permintaan ini dipenuhi.

Namun, permintaan ini tidak dapat dipenuhi karena para tergugat tidak hadir. Oleh karena itu, kelanjutan proses akan bergantung pada kehadiran mereka.

“Dengan ketidakhadiran tergugat I dan II, serta turut tergugat, kami mempertanyakan keseriusan mereka, namun hakim akan memberikan penilaian atas hal tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kwarcab Mateng juga Menolak Hasil Musda di Polman, Pj Gubernur Diminta Tak Mengakomodir

Jika pada tanggal 13 November (Senin) tidak ada kehadiran dari tergugat, maka kami akan mengusulkan agar perkara ini dilanjutkan tanpa mediasi. Imbuhnya.

Perlu diketahui, Tergugat I adalah Andi Ibrahim Masdar, yang menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah Sulawesi Barat yang mengundurkan diri, Tergugat II adalah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Tergugat III adalah Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sulbar, dan turut tergugat adalah H. Andi Masri Masdar. (*)

BACA JUGA: Tolak Hasil Musda di Polman Dianggap Inkonstitusional, Kwarcab Majene: AIM Cederai Gerakan Pramuka Sulbar

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here