BPS Sulbar kembali merilis perkembangan IHK Provinsi Sulbar bulan Februari 2024, via virtual di Kantor BPS Sulbar, Jumat, 1 Maret 2024.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat merilis data terbaru mengenai perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Februari 2024, yang menunjukkan pengendalian inflasi Sulbar menduduki posisi lima terbaik di Indonesia.

Menurut Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, tingkat inflasi bulan Februari ini sebesar 0,08 persen secara bulanan, 2,22 persen secara tahunan, dan 0,15 persen secara kalendar. Inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Inflasi ini disumbangkan oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,25 persen, serta kelompok transportasi sebesar 0,18 persen,” jelas Tina, Jumat, 1 Maret 2024.

Namun, terdapat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,13 persen.

Sementara itu, inflasi tahunan Sulbar pada Februari 2024 tercatat sebesar 2,22 persen, yang lebih rendah dari bulan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,48 persen.

“Peningkatan harga beras, cabe merah, dan ikan tuna menjadi penyebab utama kenaikan inflasi. Hal ini terjadi akibat berkurangnya stok dan pasokan yang masuk,” tambah Tina.

PJ Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pengendalian inflasi di Sulbar. Dengan inflasi yang lebih rendah dari rata-rata nasional, Sulbar berhasil menduduki peringkat lima terbaik di Indonesia dalam pengendalian inflasi.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari BPS, Bank Indonesia, rekan media, dan masyarakat. Kami akan terus menjaga agar harga tetap terkendali, terutama menjelang bulan Ramadan,” ucap Zudan.

Untuk mengantisipasi inflasi selama bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi Sulbar mendorong pelaksanaan pasar murah di enam kabupaten.

“Pasar murah ini sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Kami juga mengajak masyarakat untuk mengelola bahan makanan dengan bijak dan berbelanja secukupnya,” tutupnya. (adv)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here