oleh

Stok Vaksin dan Stigma, Pengaruhi Capaian Vaksin Anak

banner 728x90

 

Mateng, Katinting.com – Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Mamuju Tengah sudah di mulai sejak tiga bulan lalu, dan dilakukan petugas vaksinasi dari sekolah ke sekolah.

Hanya saja proses Vakinasi anak usia 6 sampai 11 tahun, tidak berjalan maksimal dikarenakan dua hal, pertama ketersediaan Vaksin dan kedua Stigma orang tua pada Vaksin anak, sehingga mereka tak mengizinkan anak mereka di Vaksin

Saat ditemui, Kepala Dinas Kesehatan Mamuju Tengah, Setyo Bero, Senin (04/04), membenarkan bahwa capaian Vaksinasi anak di Mamuju Tengah belum maksimal, disebabkam dua faktor ketersedian Vaksin anak dan Stigma orang tua anak sasaran Vaksin.

“Tapi paling di rasakan adalah ketersediaan stok Vaksin anak, jenis Sinovac, karena sampai saat ini tidak ada distribusi tambahan Vaksin untuk anak dari pemerintah pusat” ungkap Setyo.

Sementara untuk Stigma orang tua anak, sehingga tak memberikan izin pada anak untuk di Vaksin, menurutnya, masih bisa elakkan meski memang melalui pendekatan khusus oleh petugas kepada orang tua anak sasaran Vaksin

“Hanya vaksinnya memang tidak tersedia, sehingga kendala Stigma orang tua ini, belum bisa di segerakan diatasi, kalau Vaksinnya siap, maka tentu petugas Vaksinator kami di lapamgan akan melakukan pendekatan ke orang tua sasaran Vaksin’ tutur Setyo.

Dia mengungkapkan, bahwa saat ini karena keterbatasan pasokan distribusi Vaksin ke Mamuju Tengah, maka capaian Vaksinasi anak baru di angka 32 persen dari 15.452 anak sasaran yang akan di Vaksin.

“Karenanya, kami berharap pemerintah pusat, bisa segera mendistribusikan kebutuhan Vaksin anak ke Mamuju Tengah melalui Pemprov Sulbar maupun lansung ke kami di Mamuju Tengah agar proses pelaksanaan Vaksin anak berjalan lancar” pungkas Setyo.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
banner 728x90

Komentar