oleh

Status Mini Market Di Mamuju Dipertanyakan

-Ekobis-1 Dilihat
banner 728x90
Mini Market Yang Menjamur di Mamuju,  Indomaret dan Alfa Midi
Mini Market Yang Menjamur di Mamuju, Indomaret dan Alfa Midi

Katinting.com, Mamuju – Berjamurnya mini market di Mamuju seperti Indomart dan Alfa Midi dipertanyakan, pasalnya pembangunan supermarket mini ini telah membuat toko campuran dan penjual sekitar mengalami penurunan pembeli.

Salah satu penjual yang ditemui, yang berdekatan dengan mini market tersebut, Ansar menyatakan, kami mengalami penurunan pembeli, sebelum adanya mini market ini kami menghasilkan Rp. 500.000 sampai 800.000 lebih perhari. Sekarang toko kami hanya menghasilkan 200.000 sampai 300.000 saja.

“Saya hanya mau bilang pada pemerintah Mamuju atau yang menangani hal ini untuk mengatur mini market yang dibangun dihampir semua sudut-sudut jalan kota Mamuju. Harus melihat dampak pada kami si penjual kecil ini kasian,’’ katanya.

LSM LAKI, Adi Putra,  mengingatkan pada masyarakat inilah yang disebut dengan penjajahan gaya baru Kapitalisme, secara ekonomi bangsa kita dijajah lewat masuknya koorporasi-koorporasi termasuk produk-produk luar negeri yang saat ini telah banyak dikomsumsi oleh masyarakat kita.

“Dalam hal pemerintah seharusnya mengatur dan mengkaji mini market yang ada, agar tidak berdampak merugikan bagi masyarakat sekitarnya. Kita lihat bersama, begitu cepatnya pembangunan dan persaingan dua mini market kapital ini dan akhirnya mungkin akan sampai ke desa-desa nantinya,” katanya.

Memang ini sudah terbukti banyaknya pedagang kecil yang kena dampaknya seperti yang ada di Polman dan Majene, kami tak melarang hal ini, siap atau tidaknya masyarakat harus terima, tapi pemerintah juga harus jeli melihat ekonomi local masyarakat.

“Saat ini jangan sampai Golla Kambu, Kasippi, Ranggina, Putu, Bagea dan makanan khas lainnya ini hilang dan terlupakan oleh arus persaingan ekonomi global, dulu saya dengar pemerintah Mamuju melarang masuknya mini market ini karna tidak layak dan harus dipetimbangkan dampaknya bagi pedagan kecil, tapi saya tidak tau kenapa bisa saat ini malah menjamur,” pungkas Adi, Pemuda Mamuju ini. (M. Ramadhan)

Bagikan

News Feed