Lokasi Dapur Umum PMII Mamuju dan Netfid berada di Jalan Husni Thamrin, Mamuju.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Mamuju bekerjasama Network for Indonesia Democratic Society (Netfid) Indonesia terus bergerak mendistribusikan makanan siap santap bagi relawan dan penyintas gempa M6,2 di Mamuju.

Dua hari pasca terjadinya gempa, PMII Mamuju dan Netfid langsung membuka dapur umum. Ada 30 relawan dari dua organisasi tersebut yang setiap hari menyiapkan makanan siap santap.

“Distribusinya untuk makan siang dan makan malam,” kata Koordinator Dapur Umum PMII dan Netfid, Ibnu Imat, Sabtu (23/1).

Imat menuturkan, setiap harinya, relawan dapur umum tersebut menyiapkan 700 hingga 800 bungkus makanan jadi. Sehingga bagi relawan ataupun pengungsi yang ingin mendapatkan makanan harus terlebih dahulu mendaftar di dapur umum mereka, beralamat di jalan Husni Thamrin, Mamuju.

“Relawan atau penyintas itu harus mendaftar di pagi hari untuk mendapatkan makan siang, untuk makan malam mendaftar siang sampai sore,” tuturnya.

Relawan Dapur Umum PMII Mamuju dan Netfid sedang memasak nasi.

Meski demikian, Imat mengaku membatasi jumlah permintaan. Hal itu agar para relawan yang bekerja punya cukup waktu untuk beristirahat. “Energi teman-teman kalau bekerja terus menerus bisa-bisa drop,” jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Mamuju Hassanal Martula mengucapkan terimakasih kepada para dermawan yang telah berpartisipasi mensuplai bahan makanan ke dapur umum mereka.

“Dapur umum ini akan kami usahakan terus bisa beroperasi untuk melayani penyintas dan volenteer hingga masa tanggap darurat gempa bumi sulbar berakhir,” tuntas Hassanal Martula.

(*/Zulkifli)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here