Komisioner KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur. (Ist)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – KPU Kabupaten Mamuju bakal mengumumkan pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Tahapan pengumumannya sendiri akan dimulai dari ini, Minggu 20 November sampai 24 November 2024.

Diumumkannya pendaftaran ini, masa rekrutmen panitia ad hoc untuk gelatan Pemilu 2024 tersebut resmi dimulai.

Komisioner KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur mengungkapkan, seriring dengan pengumuman pendaftaran, tahapan yang juga akan dilalui terkait rekrutmen calon Anggota PPK adalah penerimaan pendaftaran calon Anggota PPK yang hingga 29 November 2022.

BACA JUGA : SIAKBA Aplikasi Daftar PPK dan PPS, Begini Caranya?

“Pendaftaran calon anggota PPK dilakukan dengan mengunjungi situs (langsung klik disini>) siakba.kpu.go.id. Dengan sistem aplikasi ini kita berharap proses pendaftaran calon anggota PPK via SIAKBA dapat berlangsung secara lebih efektif dan efisien,” kata Amran. Minggu (20/11).

Lanjut kata Amran, SIAKBA itu terintegrasi dengan data anggota partai politik, sehingga calon penyelenggara yang mendaftar dapat dipastikan bukan sebagai anggota partai politik. Begitu pun dengan data pemilih, calon yang mendaftar harus sesuai dengan data administrasi wilayah, terang.

Pelaksanaan seleksi tertulis bagi calon anggota PPK telah terjadwal akan digelar pada 5 hingga 7 Desember 2022.

Meski telah secara resmi telah mengukuti seluruh tahapan pendaftaran via SIAKBA, para calon anggota PPK pun tetap harus menyerahkan dokumen persyaratan secara fisik ke KPU sebelum pelaksanaan tes tertulis dimulai.

“Dokumen fisik disampaikan pada saat sebelum pelaksanaan seleksi tertulis. Jadi, rekrutmen calon anggota PPK ini terbuka untuk umum,” jelasnya.

Pengumuman hasil seleksi tertulis calon anggota PPK baru akan diumumkan pada 8 sampai 10 Desember 2022. Untuk tahap wawancara, akan digelar pada 11 hingga 13 Desember 2022. Pelantikan anggota PPK telah terjadwal akan dilakukan pada 4 Januari 2023 mendatang.

Amran berharap, penggunaan SIAKBA dalam rekrutmen calon anggota PPK ini benar-benar memberi garansi atas integritas dari penyelenggara ad hoc.

“Ini menjadi poin penting demi terwujudnya pelaksanaan Pemilu yang jauh lebih berkualitas,” pungkasnya.

(*/Anhar)

Bagikan

Comment