Suhardi Duka saat sambutan diagenda reses di Mamuju. (ist)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Anggota komisi IV DPR RI, Suhardi Duka melakukan pertemuan dalam rangka kunjungan kerja di Mamuju bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) yang dihadiri lebih dari 500 warga.

Kegiatan ini dalam rangka pendampingan perlindungan dan pemberdayaan (Bakti Nelayan). Dihadiri juga pelaksana operasional Kesyahbandaran PP. UNTIA Ignasius Ile Bungan, Kepala DKP Mamuju, Camat Simboro, dan Lurah Binanga.

Ignasius dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan, “Terima kasih kepada anggota DPR RI yang sudah bersinergi. Semoga setiap upaya kita mendapatkan berkah.”

Suhardi Duka (SDK) mengatakan, dulunya nelayan jika kelaut tidak terlindungi, jika ada badai atau kecelakaan itu sangat beresiko. Sekarang kami komisi IV dengan KKP harus di lindungi, jika ada kecelakaan anak dan istrinya diberi tunjangan.

“Setiap saat bangsa ini di menej dengan baik, untuk memberikan layanan kepada masyarakat. Untuk itu kita butuh bersatu agar tidak bercerai berai,” ungkapnya.

Indonesia adalah negara besar, ke empat di dunia. Hanya saja dibandingkan dengan tingkat kesejahteraan masih jauh. Untuk itu menjadi tanggung jawab negara mensejahterakan rakyatnya. Sehingga banyak program yang diturunkan pemerintah untuk mendukung masyarakatnya, seperti di pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan layanan kesehatan gratis, siapa saja rakyatnya sakit bisa langsung ke rumah sakit yang bekerja sama dengan pemerintah.

“Semua itu bagian upaya pemerintah untuk rakyatnya,” ucapnya.

SDK juga berpesan, dalam rangka menjelang pemilu negara ini harus sukses dan damai. Sehingga dia berharap masyarakat harus cerdas memilih pemimpinnya, Harus pandai memilih wakilnya, dari kabupaten sampai pusat.

“Masyakat jangan asal pilih, untuk bisa memilihnya lihat track recordnya, jangan karena uang yang diberikan. Lihat apa yang dilakukan untuk masyarakatnya. Untuk presiden pilihlah pemimpinan yang rela berkorban untuk bangsa dan negaranya,” tutur SDK.

Begitu juga calon legislatif, lanjut kata SDK, jika dia baik lanjutkan, jika tidak baik jangan dilanjutkan.

SDK juga mengingatkan bahwa dalam proses demokrasi, beda itu biasa, jika ada beda jangan sampai ke hati membuat kita bercerai berai.

(Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here