Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Polewali Mandar. (Humas)
banner 728x90

Polman, Katinting.com – Polres Polewali Mandar berhasil mengamankan pelaku kasus penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Dusun Tallo, Desa Bala Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Dari Polres Polman diketahui kronologi kejadiannya. Pada hari Minggu (27/1) sekira pukul 16.30 Wita, Awalnya korban bernama Karman berkelahi dengan Amri dan dilerai oleh warga dan keduanya kambali kerumahnya masing-masing. Namun tidak lama kemudian Karman bersama seorang temannya yaitu Fikal mendatangi rumah Amri dalam kondisi tidak memakai baju dan membawa masing-masing sebilah parang yang telah terhunus kemudian mereka berdua mengajak Amri untuk baku parang. Melihat kejadian tersebut lalu pada saat itu yang berada di rumah Amri yaitu Yakin,  Jumali,  Fadil, Kundu, Sa’dir, Usman dan Baso kemudian semuanya masing-masing mengambil benda tajam berupa parang,  badik, dan tombak dan mendatangi Karman yang berada di jalan depan rumah Amri, kemudian berkelahian menggunakan benda tajam tidak terelakan dan mengakibatkan Karman meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, unit Opsnal Sat Reskrim dan Unit Opsnal Sat Ik Polres Polman yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Polman AKP Syaiful Isnaini SE. SIK di dampingi oleh Kanit IV ik Ipda Haspar, SH dan Kanit Opsnal Bripka Rubil Ridwan telah mengamankan terduga pelaku pembunuhan yang terjadi di Dusun Tallo, Desa Bala Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman.

Adapun kronologis penangkapan, dari informasi kejadian tersebut polisi langsung kelokasi kejadian dan mengecek langsung kebenaran info tersebut, setibanya dilokasi polisi langsung mengamankan TKP dan mencari saksi-saksi serta pelaku perkelahian yang menyebabkan salah seorang meninggal dunia.

Berselang beberapa saat kemudian polisi berhasil mengumpulkan informasi dan mengetahui bahwa kejadian tersebut terjadi karena adanya ketersinggungan oleh Karman dari Amri yang masih teman untuk bergabung joget di depan rombongan Kuda Pattu’du.

Dari pengembangan polisi, seorang pelaku berhasil diamankan dirumahnya yang tidak jauh dari TKP tanpa adanya perlawanan. Terduga pelaku Amri kemudian diamankan di Mapolsek Tinambung untuk di lakukan interogasi dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi Polisi, Amri mengakui bahwa benar dirinya telah melakukan pembunuhan tersebut bersama dengan  8 orang yakni Ali, Yakin, Fadil, Sa’dir,  Anding, Ramli, Kundu’ dan Baso.

Dari informasi Polres Polman, empat orang pelaku sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD Polewali Mandar. Sementara itu, tersangka lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Sumber : Polres Polman

Edit : Anhar

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here