Jenasah korban meninggal dunia dalam konflik berdarah, saat dibawah oleh petugas menuju RS Satelite Mamuju Tengah, untuk kepentingan otopsi. (dok Ist)
banner 728x90

 

Mamuju Tengah, Katinting.com – Terduga pelaku penyerangan konflik berdarah sengketa lahan di Desa Lembahada, Kecamatan Budong budong, Mamuju Tengah, yang terjadi Sabtu (14/01), mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dan dua orang terluka baik dari rekan korban meninggal dunia maupun dari kelompok pelaku penyerangan, sudah dalam penguasaan aparat kepolisian.

Karena jumlahnya, kurang lebih 70 orang terduga pelaku, maka jajaran Polda Sulbar segera memback up aparat Polres Mamuju Tengah, untuk mengamankan pelaku, dan dikawal oleh aparat dari satuan Brimob Polda Sulbar, para pelaku dijemput di Mamuju Tengah untuk diangkut ke Mamuju tepatnya ke Polda Sulbar.

“Iya aparat dari Polda Sulbar dikawal oleh pasukan dari Brimob Polda Sulbar, sedang dalam perjalanan mengantar para pelaku usai dijemput di Mamuju Tengah, untuk dibawah ke Polda Sulbar” ungkap Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan, via chat WA malam ini.

Baca juga : https://katinting.com/kronologi-konflik-berdarah-di-lembahada-akibatkan-satu-meregang-nyawa-dua-terluka/

Katanya, langkah ini diambil, dalam rangka mengjaga suasana Mamuju Tengah untuk tetap kondusiv pasca kejadian berdarah Sabtu siang, sehingga pelaku yang berjumlah puluhan orang di jemput dan dibawa ke Polda Sulbar.

“Untuk itu, Polda Sulbar memback up Polres Mamuju Tengah dalam proses mengamankan para pelaku” pungkas Syamsu. (Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here