Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina pasca menggelar Rapat Paripurna di Gedung Setwan Kota Bontang.
banner 728x90

KATINTING.COM, Bontang – Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina menyoroti Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (Bansos PKH) tidak tepat sasaran.

Lantaran Bansos PKH itu ada yang layak menerima namun tidak terdata. Begitu pula sebaliknya, ada yang tidak layak namun terdaftar sebagai penerima PKH.

“PKH ini sangat rancu sekali,” imbuhnya ketika menyampaikan interupsi di Ruang Paripurna Lantai III Sekretariat Dewan, Kamis (14/9/23).

Ia meminta kepada Walikota, agar menyampaikan kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) untuk mendata ulang penerima PKH. Sebab, penerimanya dianggap tidak sesuai.

Banyak kriteria yang pantas menerima program Kementrian Sosial RI, namun tidak tepat sasaran.

“Saya mohon walikota mengintrusikan Dinsos mendata ulang,” timpal Atos sapaan akrabnya.

Menjawab sorotan itu, Walikota Bontang Basri Rase mengatakan Bansos PKH ini memang tidak tepat sasaran.

Ia mengakui banyak warga yang layak, namun tidak terdata. Begitu juga yang tidak layak menerima, tetapi terdaftar di Bansos PKH.

Lantaran pendataan penerima Bansos PKH dilakukan oleh Kemensos RI dan bukan dilakukan oleh Dinsos Kota Bontang.

“Bontang hanya fasilitator saja, yang tangani kementrian,” jawabnya. (Adv).

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here