Pj Gubernur Sulbar saat dilantik Mendagri. (*)
banner 728x90

Jakarta, Katinting.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melantik empat penjabat gubernur baru di wilayah timur Indonesia. Adapun Pj gubernur baru berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), Maluku Utara (Malut), Banten, dan Gorontalo.

Proses pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 60/B/2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat Gubernur.

BACA JUGA: PJ Gubernur Sulbar Berganti, Mendagri: Pengisian Ini Sesuai Undang-Undang, Selamat Bekerja

Sulbar mengalami pergantian dari Prof. Zudan Arif Fakrulloh ke Bahtiar Baharuddin, yang sebelumnya menjabat Pj Gubernur Sulsel. Mendagri Tito Karnavian memimpin langsung proses pelantikan ini, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat forkopimda lima provinsi yang berganti Pj Gubernurnya.

Tito Karnavian menyatakan bahwa kehadiran lima Pj Gubernur ini disebabkan oleh kekosongan jabatan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada serentak.

“Dengan amanat undang-undang ini, sejak tahun 2022 jabatan Pj Gubernur telah diisi. Pengisian sementara ini dilakukan hingga terpilihnya Gubernur definitif hasil Pilkada serentak 2024,” ujar Tito, Jumat 17 Mei 2024.

Proses pengisian Pj Gubernur melalui mekanisme yang diatur, dimulai dari DPRD yang mengusulkan tiga nama, serta pemerintah pusat yang juga mengusulkan tiga nama.

“Ini memberikan pengalaman bagi penjabat dari pemerintah pusat yang bertugas sebagai Pj Gubernur, karena ke depan akan banyak kemitraan dalam setiap kebijakan pusat ke daerah,” tambahnya.

Saat ini, sekitar 266 penjabat dari pusat telah mengisi jabatan Pj Gubernur di seluruh wilayah Indonesia.

“Masa jabatan Pj Gubernur akan berakhir setelah KPUD menetapkan hasil Pilkada, kemungkinan sekitar bulan Januari 2025,” jelasnya.

Namun, masa jabatan bisa diperpanjang jika terjadi sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi. Namun, diharapkan Pilkada serentak 2024 berjalan lancar.

“Selamat bekerja kepada Pj Gubernur yang baru dilantik. Kami harap Prof. Zudan dan Bahtiar, dengan pengalaman yang semakin bertambah di daerah, dapat menghasilkan kebijakan di pusat yang berdampak positif bagi daerah,” pungkasnya. (*)

 

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here