Ruslan D Pandayai saat menggelar pertemuan dengan diskusi bersama sejumlah tetua dan tokoh masyarakat di Mamasa. (dok Saldi)
banner 728x90

Mamasa, Katinting.com – Salah seorang kader dari partai banteng moncong putih atau PDIP, mulai ikut panaskan mesin Pilkada Mamasa, dengan menyatakan siap bertarung di Pilbup Mamasa.

Kader PDIP Mamasa yang menyatakan siap maju di Pilbup adalah Ruslan D Pandayai, dan mulai tancap gas, giat membangun komunikasi dari tokoh di berbagai wilayah Mamasa.

Salah satu alasan penting dirinya menyatakan siap bertarung di Pilbup Mamasa, karena ia melihat saat ini Mamasa butuh pemimpin yang mampu berlari kencang, membawa Mamasa secepat mungkin mengejar ketertinggalannya, di berbagai sektor.

“Kita harus berani memulai hal yang baru untuk kabupaten Mamasa, dengan berlari kencang, agar kita bisa meminimalisir ketertinggalan yang terjadi diberbagai sektor” ujarnya dihadapan kepada sejumlah tokoh yang ditemuinya, Senin (15/04).

Ditiga desa di Kecamatan Mamasa, masing masing Desa Lambanan, Taupe dan Bombong, tempat menggelar diskusi dengan tetuah dan tokoh masyarakat, Ia menegaskan bahwa persoalan ekonomi hingga peningkatan infrastruktur bagi masyarakat, Mamasa mengalami ketertinggalan dari daerah lain.

“Inilah kemudian mesti menjadi pijak ukur kita dalam memilih pemimpin, dengan memastikan pemimpin yang akan datang adalah yang mampu membawa Mamasa keluar dari persoalan lintas sektor” tegas Ruslan.

Ia pun menyoroti ketersediaan lapangan kerja di Mamasa, akibat tidak adanya kemajuan lintas sektor, yang memicu generasi di Bumi Kondosapata ini, memilih merantau keluar daerah mencari lapangan kerja.

“Saat ini generasi kita kebanyakan merantau ke luar daerah, tanpa mengurasi rasa hormat, hal itu dikarenakan ketidak mampuan daerah untuk menghadirkan sektor produktif bagi masyarakat hingga harus keluar daerah mencari nafkah,” sorot Ruslan.

Karena di picu oleh persoalan yang komplex di Mamasa, maka Ia menawarkan diri menjadi salah satu solusi kepemimpinan Mamasa di masa depan, Ia akan bekerja mengabdi kepada masyarakat, membawa Mamasa keluar dari ketertinggalannya, dengan memohon restu, doa dari masyarakat Mamasa.

“”Meskipun kita hanyalah orang dari pelosok yang memiliki cita-cita yang besar, tetapi dengan keyakinan dan dukungan keluarga, masyarakat kecil, dan restu Tuhan semua bisa kita lakukan,” tutup Ruslan. (Saldi/Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here