banner 728x90

Pelintas Batas di Mamuju Tengah Akan Disortir

Tidak ada komentar 666 views
banner 728x90

Suasana rapat koordnasi tim Gutus Pencegahan Covid-19 dengan para kepala OPD dan Camat se Mamuju Tengah. (FT. Ist)

Mateng, Katinting – Semakin meluasnya potensi cluster orang terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Mamuju Tengah, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, membuat skema pengetatan persebaran Covid-19 di Bumi Lalla’ Tassisara’.

Salah satu skema yang akan diterapkan oleh Pemkab Mamuju Tengah adalah akan mensortir secara ketat lalulalang orang diperbatasan selatan dan perbatasan utara wilayah Mamuju Tengah.

Karenanya dalam rapat koordinasi tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Mamuju Tengah, yang dipimpim oleh Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, salah satu kesimpulan yang mesti dijalankan sebagai bagian skema pencegahan penularan Covid-19 yakni pengetatan diposko perbatasan.

Alasannya selama ini, penjagaan posko kurang ketat, sehingga orang yang berasal dari zona merah dan daerah transmisi juga tetap punya kesempatan masuk wilayah Mamuju Tengah.

“Nah ini kedepan mesti menjadi perhatian, para petugas posko diperbatasan wilayah Mamuju Tengah, diutara dan selatan, agar memperketat pemeriksaan, kalau sudah dari daerah zona merah atau daerah transmisi agar dilarang masuk Mamuju Tengah,” tegas Askary.

Dalam rapat yang juga dihadiri camat dan seluruh kepala OPD se Mamuju Tengah, Ia menyadari kelemahan kelemahan proses yang ada diposko selama ini.

“Ternyata kita masih lemah di tingkat posko, karna tidak melakukan pemeriksaan secara ketat, yang kita inginkan saat ini adalah posko yang berada di Kecamatan Pangale dan Karossa agar melakukan pemeriksaan secara ketat,” sebut Askary.

Tentu dengan pengetatan lalu lalang orang diwilayah Mamuju Tengah, menjadi upaya serius Pemkab Mamuju Tengah dalam pencegahan Covid-19, mengingat situasi dan kondisi dilapangan serta melihat perkembangan positif grafik yang ada diwilayah kita Kabupaten Mamuju Tengah, dengan melihat trend perkembangan angka positif di daerah kita itu masih mengalami kenaikan perhari tapi kenaikannya itu tidak signifikan waktu efesien turun di Pontanakayyang, jadi dalam satu hari ada 1 atau 2 hasil Rapid Test yang dilakukan oleh teman-teman di PKM.

“Tapi ini namanya masih berkembang, masih ada lokal transmition masih ada peredaran di daerah kita inilah yang kita yang mau antisipasi, setelah kita melakukan Vicon dengan teman-teman Provinsi dan Kabupaten lain ada satu permasalahan yang menyebabkan bertambahnya angka positif yaitu persoalan yang paling penting adalah masih tingginya orang yang datang ke Mamuju Tengah, masih tingginya pergerakan pemudik yang dari zona merah ke Mamuju Tengah dan ini kita lakukan pengetatan, termasuk larangan mudik bagi ASN juga akan dibuatkan sanksinya,” tutup Askary.

(Mahfudz)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pelintas Batas di Mamuju Tengah Akan Disortir"