Salah satu contoh organisme pengganggu tanaman (OPT). (dok Int)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Perlindungan Dinas Perkebunan (Disbun) Sulawesi Barat (Sulbar) Hartati Pawelloi beserta petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan staf, sambangi Disbun Mamuju, Rabu (21/02)

Tim dari Disbun Sulbar yang dipimpin oleh Hartati Pawelloi, diterima langsung oleh Kadisbun Mamuju Priyatisto di ruang kerjanya, dalam rangka koordinasi dan evaluasi pelaksanaan teknis pengamantan dan pengolahan data Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Turut dalam tim juga dari Disbun Sulbar adalah petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan staf. Dalam pertemuan tersebut, tim Disbun Sulbar menanyakan kesiapan data data yang dimiliki oleh Disbun Mamuju yang dibutuhkan oleh POPT Disbun Sulbar.

“Tentu koordinasi teknis ini adalah untuk memastikan cara pengamatan dan pengolahan data yang dilakukan oleh petugas pengamat kabupaten sudah sesuai dengan petunjuk teknis pengamatan” ungkap Hartati Pawelloi kepada laman ini.

Katanya, setiap kabupaten memiliki tanggungjawab melaporkan data data terkini mereka, sebab data terbaru yang akan menjadi kerangka acuan Disbun Sulbar membuat perencanaan penanganan pengendalian OPT.

“Karenanya kami meminta data yang sesuai kondisi faktual di lapangan, mengingat data hasil pengamatan yang dilaporkan merupakan salah satu acuan dalam melakukan langkah-langkah pengendalian OPT” pungkas Hartati Pawelloi. (**/Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here