Talambusang saat memperlihatkan KIS-nya
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Sungguh miris nasib Talambusang, 76 tahun, warga Dusun Ganno Satu RT 3 Desa Salletto Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju yang menderita kencing darah. Niatnya untuk sembuh dengan mendatangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulbar, justru di tolak rumah sakit.

Meskipun sudah memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki akan tetapi bukan pelayanan yang diberikan malah diminta di rawat di rumah sakit lain.

Talambusang yang berasal keluarga miskin itu pun, mengurungkan niatnya berobat. Dia pun harus mengurut dada tak mendapatkan perawatan. Meskipun, Talambusang datang di rumah sakit dengan keteter masih terpasang.

Kini setelah mendatangi RSUD Regional Sulbar pada Senin (06/03) lalu, Dia hanya bisa terbaring sakit di rumah panggungnya dengan keteter tergantung di ranjangnya. Jarak rumahnya dengan kota Mamuju kurang lebih 6 Kilometer.

Memang Talambusang sempat di rawat RSUD Mamuju selama empat hari pada akhir Februari. Akan tetapi, RSUD Mamuju meminta pun pulang lebih dulu tanpa melepas keteternya.

Di rumah, pria yang memiliki sepuluh anak hanya bisa terbaring. Karena penyakitnya belum pulih.

Dia pun diantar ke RSUD Sulbar, bukan pelayanan yang diberikan malah diminta ke RSUD Mamuju.

“Katanya sudah di rumah sakit Mamuju, makanya tidak bisa di rawat rumah sakit regional. Na bilang ini om ku, lebih pulang mi ki pale. Ka kita sudah di rumah sakit, tidak bisa juga di rawat,” ujar cerita keluarga Talambusang, Arifin saat ditemuinya di rumah Talambusang Kamis, (09/03).

Arifin juga menyesalkan perlakuan rumah sakit, seharusnya diberikan dulu pelayanan sebab keteternya bahkan belum pernah diganti atau diperiksa kesehatannya. “Mungkin kasian kami orang miskin,” sesalnya.

Arifin yang memiliki nama facebook  Arifin Poltar ini bahkan sempat meunggah perlakuan yang diterimanya di rumah sakit.

Arifin pada Senin, 6 Maret pukul 14.00 wita memposting foto kondisi Talambusang dan rumahnya. Dan sempat membuat viral di facebook 90 komentar dan 142 kali dibagikan.

“Kami dari rumah sakit regional tapi tidak ada pelayanannya kami di tolak oleh pihak rumah sakit karena pernah di rawat di rumah sakit umum jadi kami kembali kerumah kami dari keluarga tdk mampuh. Semoga cepat sembuh omku,” ujarnya.

Plt Kepala RSUD Regional Sulbar, Asran Masdy hendak dikonfirmasi di ruangnya sedang tak berada ditempat. (Srf)

Bagikan
Deskripsi gambar...