Tampak Kadis Ketapang Sulbar, Abdul Waris Bestari saat memantau pasar murah. (*)
banner 728x90

MAMUJU, Katinting.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Dinas Ketahanan Pangan, terus aktif menggelar pasar murah sebagai upaya menekan harga menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Sulbar dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar menghasilkan pasar murah yang menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, ikan, ayam, bawang, dan cabai. Acara ini berlangsung di Taman Karema Mamuju pada Senin, 17 Desember 2023.

Pj Ketua TP PKK Provinsi Sulbar, Ninuk Triyanti Zudan, secara langsung mengawasi pelaksanaan pasar murah di Taman Karema Mamuju. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga daya beli masyarakat tetapi juga sebagai bagian dari peringatan hari ibu ke-95 dan Hari Bakti Kesatuan Bangsa dan Negara (HBKN) menjelang Natal dan tahun baru.

“Pasar murah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Kemitraan antara Dinas Ketahanan Pangan dan TP PKK sangat penting dalam hal ini,” ujar Ninuk.

Ninuk menambahkan bahwa harga-harga yang ditawarkan dalam pasar murah jauh di bawah rata-rata, menjadikannya lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami bersyukur melihat antusiasme masyarakat, terutama terhadap bahan pokok seperti gula, beras, cabai, ikan, dan ayam,” tambahnya.

Abdul Waris Bestari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, menjelaskan bahwa pasar murah tersebut menyediakan 2 ton beras, 300 kg cabai, dan bawang.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk penyediaan ikan karena ikan juga berperan penting dalam mengatasi inflasi,” jelas Waris.

Selain itu, pasar murah ini juga menyediakan gula pasir, terigu, dan ayam. Acara ini berlangsung selama dua hari di Taman Karema dengan fokus pada menjaga stok pangan, terutama menjelang perayaan besar keagamaan.

“Kami secara rutin menggelar pasar murah terutama menjelang hari-hari besar keagamaan untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil,” ucap Waris.

Ia juga menegaskan bahwa stok pangan di Sulbar terpenuhi untuk enam bulan ke depan. “Harga beberapa komoditas di pasaran terpantau stabil, seperti cabai dan bawang. Kita terus berkolaborasi dengan Bulog untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi, dan stok beras kita masih mencapai 1 juta ton,” tambahnya. (*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here