banner 728x90
Andi Mappangara dan Rayu saat menggelar rapat Pansus TBS di Gedung DPRD Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Panitia Khusus (Pansus) dalam rangka menindaklanjuti aspirasi petani kelapa sawit terkait harga Ketua Pansus Tanda Buah Segar (TBS) di Provinsi Sulawesi Barat mulai bekerja. Rayu selaku ketua Pansus menuturkan, Pansus TBS dibentuk sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan hak-hak petani sawit,yang selama ini pihak dikebiri oleh Perusahaan Sawit yang ada di Sulbar.

“Selain untuk menuntaskan persoalan penetapan harga TBS yang ada di Sulbar, Pansus ini juga akan akan menyelesaikan persoalan skala besar, seperti dugaan adanya pengemplangan pajak, pemakaian BBM bersubsidi dan pengembalian 4 persen kepada petani yang itu tidak dilakukan, itu semua akan kita selidiki,” kata Rayu, anggota DPRD Sulbar yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan.

Andi Mappangara dan Rayu saat menggelar rapat Pansus TBS

Sementara itu, Ketua DPRD Sulbar Andi Mapangara mengatakan, Pansus TBS ini lahir di awali  oleh àspirasi masyarakat petani kelapa sawit yang ada di Sulbar. Aspirasi tersebut di tindaklanjuti serta di bahas di Komisi II DPRD sebagaimana yang telah di ketahui, bahwa pihak perusahaan tidak bisa memperligatkan invoice pembelianTBS tersebut, sehingga di Komisi II DPRD tidak dapat di selesaikan sehingga membentuk Pansus TBS.

“Akhirnya kita sepakat membentuk Pansus, memang kedengarannya sangat sederhana sebatas invoice. Akan tetapi kita disini sangat memprihatinkan, tadi ketua Pansus sudah menjelaskan bukan hanya persoalan isi perut saja. Tapi ini sudah berlangsung sejak lama.” Ucap ketua DPRD Sulbar itu.

Persoalan TBS bukanlah persoalan biasa, sambung A. Mappangara, namun adanya persolan yang besar serta keterlibatan oknum – oknum yang memiliki kepentingan usaha, sehingga dua perusahaan besar tersebut, Astra grup dan PT. Unggul berani melakukan hal tersebut.

“Pansus inilah yang akan mengungkap hal tersebut, kami yakin percaya akan berhasil menjawab di balik semua ini. Kita bersama-sama dari 22 anggota Pansus akan bahu membahu mudah mudahan tidak ada yang masuk angin, terkontaminasi.” Tutupnya

Invoice/Faktur penjualan yang selanjutnya disebut invoice adalah dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh customer. Dalam bentuk sederhana dikenal dengan nama BON.(Sumber:Internet)

(Advertorial/Zul)

Bagikan

Comment