Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar (kiri).
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Setelah melakukan proses tindaklanjut, klarifikasi dan mediasi, aduan masyarakat terkait dugaan maladministrasi penundaan berlarut penerbitan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya dinyatakan selesai dan ditutup oleh Tim Ombudsman RI (ORI) Sulbar.

Proses penutupan dilakukan setelah adanya penyelesaian dari terlapor (BPN Mateng) dengan menerbitkan sertifikat.

Asisten Ombudsman RI Sulbar, I Komang Bagus menjelaskan, laporan ini sempat berproses lama di kantor Ombudsman. Itu dikarenakan  penerbitan sertifikat belum dilakukan lantaran masih berstatus sengketa. Sehingga tim Ombudsman harus bekerja ekstra dalam proses tindaklanjut.

Meski demikian, baru-baru ini aduan yang ditangani tim Ombudsman RI Sulbar akhirnya menemui titik terang yang disepakati semua pihak.

“Upaya tindaklanjut dan kerjasama semua pihak yang terus kami lakukan, pengaduan ini akhirnya bisa kami tutup, namun tim Ombudsman masih  akan melakukan monitoring untuk memastikan pengaduan ini selesai dengan baik,” Jelas I Komang Bagus, Senin (11/2).

Sementara itu Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman umar juga menjelaskan terkait waktu penyelesaian laporan dikantor Ombudsman RI Sulbar,   tergantung tingkat kerumitannya.

Namun ia menggaransi selama aduan yang masuk  kewenangan Ombudsman dipastikan akan selesai.

“Hanya saja ada yang lama, ada juga yang bisa langsung selesai, tergantung tingkat kerumitannya. misalnya kasus sengketa tanah ini tentu kita butuh waktu panjang karena harus mengedepankan  cara-cara  persuasif dan jalur non litigasi untuk menghindari hal yang tidak di inginkan. Intinya semua pengaduan di Ombudsman itu gratis” tutup Lukman

Sumber : Humas Ombudsman Sulbar

Edit : Zulkifli

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here