Menko PMK Muhajir saat berkunjung di Ponpes Syekh Hasan Yamani.
banner 728x90

Polman, Katinting.com – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Dr. Muhadjir Effendi menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh. Hasan Yamani, Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis 14 September 2023.

Muhadjir menyampaikan, kunjungannya ke Ponpes Syekh Hasan Yamani dalam rangka kunjungan silaturahmi. Tujuan lain dalam rangka koordinasi penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Pada kesempatan itu, Menko PMK juga menyerahkan bantuan berupa Alquran kepada Ponpes Syekh Hasan Yamani.

“Suatu kehormatan bagi saya bisa hadir di ponpes ini, ini kunjungan silaturahmi. Beliau menawarkan agar bisa bersilaturahmi ke Ponpes ini,” ujar Muhajir.

Dia berharap Ponpes ini bisa menghadirkan kader bangsa yang unggul, juga mendoakan agar para tenaga pengajar senantiasa diberi kesehatan dalam membimbing santri Ponpes Syekh Hasan Yamani.

Kehadiran Menko PMK ini disambut PJ Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh dan Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar. Yang mana Ponpes ini sendiri tergabung Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiah (MTS),Madrasah Aliyah (MA), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) dengan total keseluruhan santri dan santriwati mencapai 654 orang.

Ketua Yayasan Ponpes Syekh Hasan Yamani M. Amin Said serta Dewan Penasehat Ponpes Syekh Hasan Yamani Syekh Sayyid Abdul Rahim Assegaf melalui sambutannya mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kunjungan Menko PMK.

Zudan juga berterima kasih atas kunjungan Menko PMK. Menurutnya kehadiran Menko PMK menjadi berkah bagi masyarakat Sulbar utamanya santri ponpes Syekh Hasan Yamani yang mendapatkan arahan langsung dari Menko PMK.

Melalui kesempatan itu, PJ Gubernur Sulbar juga mendorong agar para siswa Ponpes Syekh Hasan Yamani fokus belajar dan mencapai gelar pendidikan setinggi-tingginya.

Ia mengatakan, salah satu modal siswa di Ponpes Syekh Hasan Yamani adalah memiliki pondasi yang kuat, sehingga akan lebih mudah memasuki perguruan tinggi.

“Rumah yang kuat tidak akan roboh kalau pondasinya kuat. Gantungkan cita citamu setinggi tingginya. Teruslah belajar kuatkan hatimu teguhkan keyakinanmu, selesaikan tugasmu, taati para ustadz dan ustadzahmu, taati kedua orang tuamu. Insyaallah pintu keberkahan Allah SWT terbuka luas,” ucap Zudan.

(*/Ed: Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here