Ahyar, Ketua BADKO HMI Sulselbar, saat menyampaikan aspirasinya dalam penyusunan RPJPD periode 2025-2045.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dalam upaya menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk periode 2025-2045, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengambil langkah strategis dengan melibatkan mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan pemuda (OKP) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam proses penyusunan, Kamis, 29 Februari 2024.

Inisiatif ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, terutama dari pemuda dan mahasiswa yang merasa dihargai dan diberikan ruang untuk berkontribusi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Ketua HMI Cabang Manakarra, Anshar, menuturkan bahwa pelibatan pemuda secara khusus dalam penyusunan dokumen RPJPD merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Ini menandai pertama kalinya mahasiswa dan pemuda secara khusus diundang untuk berkontribusi dalam proses penyusunan dokumen penting tersebut.

“Ini pertama kalinya pemuda diundang secara khusus dalam penyusunan dokumen ini, dan kami berterima kasih kepada Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh atas inisiatif ini,” ujar Anshar.

Penyusunan RPJPD Sulbar 2025-2045 yang inklusif ini mencerminkan keinginan kuat Pemprov Sulbar untuk membangun daerah dengan memperhatikan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menekankan pentingnya melibatkan pemuda dalam perencanaan pembangunan karena mereka merupakan agen perubahan yang akan membawa Sulbar menuju masa depan yang lebih baik.

Adam Jauri, Ketua GMNI Cabang Mamuju, menambahkan bahwa beberapa catatan penting yang disampaikan oleh mahasiswa kepada Pemprov Sulbar mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kepariwisataan di Sulbar. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan pemuda tidak hanya terlibat secara simbolis, tetapi juga memberikan masukan konstruktif untuk pembangunan daerah.

Ahyar, Ketua BADKO HMI Sulselbar, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam penyusunan RPJPD, menandai ini sebagai pengalaman pertama selama ia berkecimpung dalam organisasi kemahasiswaan. “Ini kali pertama saya bisa hadir dalam proses pembahasan seperti ini. Saya sangat mengapresiasi langkah Pemprov Sulbar yang melibatkan kami,” tuturnya.

Pelibatan aktif mahasiswa dan pemuda dalam penyusunan RPJPD Sulbar 2025-2045 menunjukkan komitmen Pemprov Sulbar dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pihak, terutama generasi muda, diharapkan pembangunan di Sulbar tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini tetapi juga mampu menjawab tantangan masa depan.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam merancang dan menyusun kebijakan pembangunan yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan. (adv)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here