Pengelolaan lahan di Luyo, Kabupaten Polman. (hms)
banner 728x90

Polman, Katinting.com – Pengelolan lahan di Desa Batu Pangan Daala, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), diharapkan menjadi lokasi  pengembangan benih induk Hortikultura. Dengan harapan, Sulbar dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan bibit.

Dari total 50 hektar lahan di Desa Batu Pangan Daala, aset yang dimiliki Pemda seluas 35 hektar dan sisanya 15 Hektar merupakan lahan Kementerian Pertanian yang dimanfatkan untuk lahan perkebunan.

Seluas 35 hektar yang dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Polman, mendapat apresiasi dari PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat meninjau lahan perkebunan tersebut. Minggu, 15 Januari 2023.

Diketahui, terakhir Akmal Malik meninjau lahan tersebut pada pertengahan Tahun 2022 lalu. Saat itu dirinya menyayangkan lahan yang sekiranya digarap bisa menyerap Rp400 juta APBD, namun hanya mampu menghasilkan Rp80 juta per tahun.

Sehingga itu mendesak agar UPTD yang mengelola lahan tersebut dapat lebih maksimal.

Saat ini, sebagian lahan Pemda seluas 35 hektar telah ditanami sejumlah komoditi, seperti kedelai dan jagung.

Sebagian lahan lainnya masih proses dan dipersiapkan untuk menanam berbagai macam buah-buahan, seperti jeruk, jambu dan lainnya.

“Selama ini kita masih mengimpor dari Maros, kita berharap  tahun ini tidak lagi, kita mandiri untuk kebutuhan bibit kita,” kata Akmal Malik.

Ia juga  berharap Dinas Perkebunan Polman berkoordinasi dengan PUPR Sulbar untuk menurunkan alat berat demi mempercepat proses penggarapan lahan.

(Advertorial)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here