Busman Rasyid, kuasa hukum korban pelecehan. (Ist)
banner 728x90

Mamasa, Katinting.com – Polres Mamasa mendapat desakan agar segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Kabupaten Mamasa.

Seorang perempuan berusia 56 tahun, dengan nama samaran Yun, dari Desa Ulu Salu, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, menjadi korban kekerasan seksual pada tanggal 10 Oktober 2023. Tindakan tidak senonoh tersebut diduga dilakukan oleh pelaku berinisial DT, seorang warga Desa Sapan, Kecamatan Pana Mamasa.

Meskipun kasus ini telah ditangani oleh unit PPA Polres Mamasa, keluarga korban belum merasakan keadilan yang memadai. Berbagai informasi simpang-siur mulai beredar di masyarakat terkait kasus ini.

Dalam respons terhadap situasi ini, Busman Rasyid dan Agung, pengacara muda di Mamuju yang menerima kuasa hukum, mendesak pihak kepolisian Polres Mamasa untuk segera memproses kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

“Mengingat kami sebagai penerima kuasa, kami meminta penyidik untuk segera menetapkan pelaku sebagai tersangka,” ujar Busman.

Menurutnya, sejumlah barang bukti, termasuk rekaman pengakuan pelaku, telah diserahkan kepada penyidik. Dua alat bukti menurutnya sudah terpenuhi.

Mereka berharap agar penyidik segera menetapkan pelaku sebagai tersangka dan segera mengamankan pelaku yang hingga kini masih berada di tengah-tengah masyarakat.

Kasus ini telah dilaporkan kepada unit PPA Mamasa dengan nomor LP/B/64/XI/2023/SPKT/Polres Mamasa/Polda Sulbar. (Rls)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here