Poster Lomba Literasi Lapak Institute.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Sistem pendidikan nasional kita sekarang ini menuntut bahan ajar dan pengenalan tekhnologi masuk pada institusi pendidikan. Oleh karena itu, Lapak Institute (LI) sebagai penggagas gerakan literasi Mamuju akan menggelar lomba video bercerita tingkat SMP sederajad se-Kabupaten Mamuju dalam memperkenalkan literasi tehnologi.

Hampir diseluruh sekolah di Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk tidak membawa smartphone ke sekolah, kebijakan inipun menuai pro kontra dikalangan akademisi.

Alasannya sederhana bahwa penggunaan smartphone dapat menghambat dan mempengaruhi konsentrasi peserta didik dalam proses belajar mengajar disekolah, disisi lain pengenalan tehnologi menjadi sebuah keharusan dalam menjawab tantangan abad 21.

“Ditengah gencarnya budaya elektronik, anak-anak di era sekarang ini mempunyai pilihan objek lain yang masing-masing menawarkan daya tariknya, seperti televisi dan alat permainan elektronik dan internet. Seperti klasiknya kemajuan teknologi lainnya yang ada, selalu mempunyai sisi efek negatif yang sering dituduh sebagai satu-satunya tersangka utama oleh para guru dan orang tua menjadi penyebab memudarnya minat baca dan belajar anak-anak.” Ungkap Tim Edukator Literasi Lapak Institute, Sulastri,S.Pd.

Ia menambahkan “ Padahal, salah satu penyebab kualitas pendidikan bangsa Indonesia masih belum bisa berkompetensi adalah karena minat baca – tulis atau literasi para siswa masih rendah, sehingga perlu memberikan pengenalan literasi tehnologi pada siswa melalui Lomba Video Cerita“.

Ketua Panitia Lomba, Irmayanti menjelaskan “ Lomba Video Cerita tingkat SMP/ Sederajad akan dibuka mulai tanggal 3 sampai 23 April 2017. Dan kita buka untuk seluruh siswa SMP sekabupaten mamuju, sekaligus kita akan melihat dan mengukur tingkat pengenalan siswa terhadap internet seperti mengakses informasi melalui website/blog, menggunakan email dan upload konten ke media sosial”.

Ia menambahkan “ Lomba ini mengharuskan siswa untuk bercerita disekolah masing masing dengan tema  Aku, Buku dan Perpustakaan, ,kemudian cerita tersebut di videokan kemudian mengunggah ke salah satu media sosial (Facebook atau Youtube) untuk diperlombakan dan kami menargetkan sekitar 300 Peserta terlibat“.

Untuk memaksimalkan kegiatan tersebut, panitia akan turun bersosialisasi ke beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Mamuju, menyebarkan poster, brosur, spanduk dan akan menggandeng media cetak dan media online untuk membantu penyebaran informasi lomba. Untuk Informasi lengkapnya dapat mengunjungi blog kami di www.lapakinstitute.blogspot.com,“ tutupnya. (Rls)

Bagikan
Deskripsi gambar...