Kepala DIspusip Kabupaten Mamuju, Fausan Basir menyampaikan sambutan dalam kegiatan Jumat Berzikir. (dok. Montana)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju terus menghadirkan kegiatan literasi yang dinamis.

Setelah sukses dengan Mamuju Readers and Writers Festival (MRWF), Dispusip kembali menggelar kegiatan bernama Jumat Berzikir.

Jumat Berzikir merupakan tindak lanjut dari MRWF dengan fokus pada dialektika pemikiran. Forum ini menjadi ruang diskusi yang membahas pemikiran para penulis terhadap perspektifnya terhadap suatu hal.

Kepala Dispusip Mamuju, Fausan Basir, menjelaskan bahwa Jumat Berzikir akan diadakan setiap pekan di pelataran kantor Dispusip Mamuju. Kegiatan ini akan membahas dan membedah pemikiran yang terungkap dalam karya tulis, seperti buku, opini, esai, resensi buku, jurnal, atau karya tulis lainnya.

Dispusip Mamuju mengundang siapa pun yang ingin pemikirannya dibedah dan dikritisi. Menurut Fausan, kehidupan gagasan dan pemikiran akan terasa ketika terpapar dengan gagasan lain, dan dialektika pemikiran seperti ini diharapkan menjadi tradisi di Kabupaten Mamuju.

Edisi pertama Jumat Berzikir akan membahas pemikiran Andriadi Kaizen dalam tulisannya yang berjudul “Perpustakaan Telah Mati,” seorang Dosen sekaligus pendiri Komunitas Sastra Unimaju. (ADV)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here