Antrian mengular di jalur trans sulawesi, di Mamuju Tengah, karena jalan ambles. (dok Ist)
banner 728x90

Mamuju Tengah, Katinting.com – Jalur barat trans sulawesi tepatnya di Dusun Polohu, Desa Babana, Kecamatan Budong budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ambles menyebabkan antrian mengular sudah mencapai kiloan kilometer, pada Selasa (09/01).

Dari pantauan laman ini, jalan dengan lebar ruas jalan kurang lebih enam meter, ambles dikarenakan terjadi pengeroposan material bebatuan dan pasir di bawah aspal dari ruas jalan tersebut.

Kesaksian warga sekitar, bahwa tanda tanda jalan bakal ambles sudah tampak beberapa hari terakhir, dimana muncul retakan diatas aspal dari ruas jalan trans sulawesi, hanya saja warga menduga itu hanya retakan biasa.

“Kami kira itu retakan biasa, sehingga kami anggap biasa saja, ternyata siang jelang sore ini, tetiba sudah ambles, sehingga warga inisiatif memasang marka petunjuk yang kami dapat dari sekitar jalan, lalu kami pasang” ungkap Rusdin, salah seorang warga.

Sementara itu, salah seorang sopir truk yang dihubungin laman ini, Supran, menuturkan bahwa saat ini kondisi jalan yang ambles benar benar tak dapat dilalui, karena ruas yang ambles memanjang dari sisi kiri hingga kanan jalan kalau dari arah Mamuju.

“Jadi hampir seluruh badan jalan yang beraspal itu ambles, dan terlihat lubang dengan kedalaman kira kira satu meter kebawah, sehingga untuk kendaraan seperti kendaraan saya tipe dumptruc, dipastikan tak dapat melintas” ujar Supran.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Balai Besar Jalan Nasional, sampai saat ini belum dapat dilakukan, kontak pihak balai tidak ada yang tersambung satu pun. (Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here