Inspektur Inspektorat Sulawesi Barat, M. Natsir. (dok.IG.Inspektorat Sulbar)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Inspektur Inspektorat Sulawesi Barat, M. Natsir, mengungkapkan keprihatinannya terkait rendahnya persentase Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar yang hanya mencapai 15% hingga 8 Januari 2024.

Natsir memperlihatkan harapannya bahwa seluruh pejabat di Pemerintah Provinsi Sulbar akan segera melaporkan harta kekayaan mereka sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

“Dalam memantau pelaporan LHKPN di Pemerintah Provinsi Sulbar, kami memberikan batas waktu hingga 31 Maret 2024 untuk pelaporan harta kekayaan ini,” ujarnya.

Natsir menekankan pentingnya kesadaran pejabat dalam melaporkan harta kekayaan mereka sebagai indikasi integritas dan keterpercayaan. Dia juga menyampaikan bahwa tidak melaporkan harta kekayaan memiliki konsekuensi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 94 Tahun 2021, dengan sanksi yang bisa bervariasi mulai dari hukuman ringan hingga berat.

PP No. 94 Tahun 2021 bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara guna mencegah tindakan korupsi.

Laporan harta kekayaan harus mencakup berbagai jenis kekayaan seperti uang, tanah, rumah, kendaraan, penghasilan, dan aset lainnya. Keterbukaan dalam melaporkan harta kekayaan menjadi langkah penting dalam pencegahan korupsi dan menjamin integritas penyelenggara negara.

Kewajiban melaporkan harta kekayaan diatur dalam Pasal 4 huruf e yang menyatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib melaporkan harta kekayaan sesuai ketentuan perundang-undangan kepada pejabat yang berwenang.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini bisa berujung pada sanksi disiplin, termasuk pemotongan tunjangan kinerja hingga pemberhentian dengan hormat bagi PNS yang tidak melaporkan harta kekayaan sesuai aturan yang berlaku.

(hms/ed:Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here