Abdul Samad Anggota Komisi III saat Reses Di RT 13 kelurahan Bontang Kuala.
banner 728x90

BONTANG – Katinting.com. Munajab Warga Gang Kerikil 7 RT. 13 Kelurahan Bontang Kuala mengatakan sepanjang jalan Cut Nyak Dien membahayakan pengendara dan pengguna jalan lainnya merasa kurang aman, pasalnya, minimnya penerangan karena Penerangan Jalan Umum (PJU) sering mati.

“Kami minta PJU dijalan utma dilakukan perbaikan,” ujarnya saat hadir di Reses Anggota DPRD Bontang Abdul Samad. Senin (21/8/2023).

Selain itu, ia mempertanyakan semenisasi jalan kerikil 7 dan perbaikan drainase hingga kini belum dimulai, padahal kata dia, plank proyek sudah terpasang dan tertera pengerjaan di mulai dari tanggal 1 Agustus.

“Kami mau nanya itu kapan dikerjakan, sementara plangnya sudah ada, kami butuh kejelasannya,” ungkapnya.

Munajab mengeluhkan kondisi jalan kerikil 7 ketika hujan turun dan apabila terjadi banjir rob, pasalnya, jalan akan sangat becek dan licin, sehingga, menyulitkan bagi warga yang hendak melintas.

“Kondisinya sangat memperhatikan karena belum tersentuh semenisasi,” terangnya.

Aco sapaan Abdul Samad menjawab usulan Munajab, kata dia, PJU sepanjang jalan Cut Nyak Dien akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang. Pasalnya, pihaknya telah berkoodinasi langsung dengan Dishub Bontang.

“Dishub akan menindak lanjuti usulan warga dalam minggu ini,” ujarnya.

Sementara terkait semenisasi gang Kerikil 7 dan perbaikan drainase, kata Aco, ada beberapa kendala yang dialami kontraktor yang mengerjakan Gang Krikil 7 yakni material yang belum dikirim ke lokasi. Sebab, penyedia material sebagai bahan utama untuk melakukan semenisasi hanya ada dua. Yakni, PT. KIE dan PT Varia Usaha Beton.

“Informasi yang saya terima kontraktor masih antre untuk mendapatkan material makanya belum dimulai. Saya harap tidak ada kendala lain setelah material sudah didapat,” harapnya. (Adv).

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here