Foto Carlo Brix Tewu
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Belum adanya putusan akhir dari KPU Sulbar siapa pemenang Pilgub membuat dua kubuh pasangan calon SDK-Kalma dan ABM-Enny saling mengklaim kemenangan, bahkan sudah ada yang melakukan ujuk rasa mempermasalahkan kinerja dari PPK dan PPS.

Olehnya itu Pj Gubernur Sulbar Carlo B Tewu meminta kepada kedua kubuh untuk tidak menggerakkan massa agar tidak menggangu proses kinerja KPU untuk melakukan rekapitulasi data Hasil Pilkada.

“Yang saya harapkan adalah perbedaan ini, agar supaya tidak kemudian menghasut masyarakat untuk melakukan hal-hal yang merugikan kita semua. Unjuk rasa tidak perlu lagi kegiatan-kegiatan yang menggerakkan massa, kalau mereka turun 200 sampai 300 orang itukan mengganggu kertiban sehingga jangan lagi,” tegas Carlo.

Lanjut Carlo mengatakan penentuan pemenang Pilkada sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada KPU Sulbar yang menentukan.

“Berikan kepercayaan kepada KPU, kalau ada yang kurang gunakan mekanisme yang sudah ada misalnya jalur MK,” ujarnya.

Carlo juga mengatakan setiap saat dirinya selalu melaporkan kondisi pilkada kepada mendagri dan Desk Pilkada yang telah dibentuk oleh pemerintah.

“Di Kementrian itu ada juga desk Pilkada jadi siap hari kita melakukan Telekomfrens untuk melaporkan situasi Pilkada,” tutur Carlo. (ADV/Srf)

Bagikan
Deskripsi gambar...