Ilustrasi Logo Apkasindo (net)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – DPRD Sulbar telah menetapkan Pansus TBS, Hal tersebut di sambut baik ketua Asosiasi petani kelapa Sawit (APKASINDO) Sulbar Andi Kasruddin.

Menurutnya dengan adanya pansus tersebut masyarakat petani sawit akan terbantu dalam dalam keadilan harga TBS.

“Saya sambut baik dengan adanya Pansus itu, saya harap tidak ada dirugikan baik pihak perusahaan maupun pihak masyarakat,” kata Kasruddin saat ditemui di salah satu Warkop di Mamuju, (18/12).

Kasruddin juga berharap pansus kiranya bekerjan susai dengan rel sehingga bisa memberikan kepuasan dari hasil tersebut.

Sebelumnya Anggota DPRD Sulbar Rayu memastikan terbentuknya Pansus harga TBS kelapa sawit.

Hal tersebut dilakukan karena dia menilai perusahaan-perusaan sawit saat ini mengelola beberapa lahan petani telah ‘merampok’ uang rakyat.

Bahkan jika Pansus tersebut terbentuk dan tidak berhasil membuktikan pelanggaran perusahaan kelapa sawit dalam ‘merampok’ uang rakyat khususnya di Mamuju Utara (Matra) maka secara pribadi siap mundur dari jabatannya.

“Beberapa waktu lalu, kita sudah sepakati bahwa Ranperda Pansus kelapa sawit akan disahkan diparipurna perubahan namun entah mengapa Bappeda menghapus hal itu. Namun sudah ditanda tangani dan resmi Pansus berjalan mendesak, jika dalam perjalannya Pansus tidak bisa membuktikan perusahaan-perusaan telah merampok uang rakyat maka saya siap mundur dari DPRD ini,” tegas Rayu.

Rayu yang terpilih sebagai ketua Pansus, mengatakan penderitaan petani sawit dibawah naungan perusahaan-perusahaan sangatlah menjerit dan menderita bertahun-tahun.

Kita disini digedung yang sangat mewah sementara masyarakat kita petani sawit tidak mengenal hujan, panas dan malam memanen sawitnya untuk untuk anak dan istrinya, olehnya itu Pengesahaan Ranpeda Sawit ini sama pentingnga pengesahan perda APBD, imbuhnya. (Srf)

Bagikan
Deskripsi gambar...