Anwar Adnan Saleh saat konfrensi pers dan memperlihatkan surat tugas PLH Gubernur Sulbar
Anwar Adnan Saleh saat konfrensi pers dan memperlihatkan surat tugas PLH Gubernur Sulbar
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com –  14 Desember 2016 Anwar Adnan Saleh dan Aladin S. Mengga, resmi berakhir jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat untuk Periode 2011 – 2016.

Dalam konferensi persnya, Anwar Adnan Saleh mengatakan bahwa sesuai dengan aturan undang-undang resmi mengakhiri masa tugas sebagai Gubernur terhitung mulai dari jam 00.00. “Saya sangat berbahagia pada hari ini karena pada 14 Desember saya resmi berhenti jadi gubernur.”

Sesuai dengan aturan Undang-undang,  bahwa tidak boleh ada kekosongan pemerintahan, sehingga ditunjuklah Pelaksanaan Harian (PLH) Gubernur untuk sementara menjalankan roda pemerintahan di Sulawesi Barat sebelum pesta demokrasi selesai.

“Harus ada yang di tunjuk untuk melanjutkan pemerintahan ini, pada hari ini saya juga telah menerima surat rekomendasi karateker dan sekertaris daerah Provinsi Sulbar yang telah ditunjuk oleh mendagri. Ismail Zainuddin, sebagai pelaksana harian terhitung pada 14 Desember pukul 00.00 Wita, sekali lagi bahwa tidak ada ke kosongan pemerintahan.

“Saya kira Ismail Zainuddin itu sudah bisa menjadi Pelaksana Harian Gubernur Sulawesi Barat,” sebutnya.

Anwar juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan para pejuang pembentukan Sulawesi Barat yang telah mendukung selama 10 tahun menjalankan roda pemerintahan. “Saya berterima kasih kepada masyarakat Sulawesi Barat yang telah memberikan dukungan pemerintahan saya selama 10 tahun. Terutama lima tahun terakhir. Saya menyatakan bahwa sepuluh tahun bahkan sejak belum menjadi gubernur memperjuangkan untuk menjadi provinsi susah payah bersama teman-teman pejuang yang lain dan memperoleh amanah menjadi gubernur definitif pertama di provinsi ke 33 ini. Saya juga telah bertemu semua pejabat yang ada di Sulbar ini, dan saya sampaikan rasa terimah kasih saya atas bantuan dan kerjasama dalam membangun Sulbar ini,” jelasnya.

Ia juga mengatakan selama sepuluh tahun memimpin roda pemerintahan bersama  dua Wakil Gubernur yang berbeda, telah mampu menjawab hampir keseluruhan permasalahan yang ada di Sulawesi Barat.

“Betapa saya sudah maksimal berusaha menjawab permasalahan-permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat. Karena awalnya daerah kita ini daerah yag tertinggal, daerah terbelakang, daerah terisolasi. Alhamdulillah setelah 10 tahun saya memimpin pemerintahan bersama dua wakil gubernur yang berbeda, kita telah mampu menjawab hampir keseluruhan permasalahan yang ada. Semuanya sudah hampir terjawab, semua sudah hampir bagus, polman itu sudah sejahtera. Kita sudah tidak lagi terisolasi terbelakang, dan tertinggal.

Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, Sulbar itu mendapat peringakat yang sangat memuaskan, dan memperoleh dana intensif terbesar. Dan Alhamdulillah juga kita telah berhasil menghadirkan keamaanan seperti Korem, Polda, dan tidak akan lama lagi angakatan laut akan operasi disini, semua yang kita butuhkan akan hadir disini,” pungkasnya.

Dirinya juga berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih nantinya, akan melanjutkan pembangunan yang telah dirintisnya.

Saya sangat legah menjadi Gubernur, dan mudah-mudahan apa yang saya letakkan itu, bisa dilanjutkan oleh gubernur yang akan menggantikan saya. Dan tentunya saya akan melaporkan semua tugas-tugas saya kepada presiden dan wakil presiden, pungkasnya. (Zulkifli)

Bagikan
Deskripsi gambar...