Gubernur Sulbar saat memberikan sambutan saat kedatangan Wapres RI di Mamuju
Gubernur Sulbar memberikan sambutan saat kedatangan Wapres RI di Mamuju
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, HM. Jusuf Kalla bersama istrinya Hj. Mufidah Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri seperti Menteri Agraria, Kepala BPN, Menkominfo, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, serta mantan Menteri ESDM Sudirman Said, tiba di Mamuju, Sabtu (10/12). Ia melangsungkan lawatannya, di Rujab kantor Gubernur Sulbar yang dihadiri seluruh Forkopinda dan ratusan tamu undangan lainnya.

Meski diiringi hujan, kedatangan pejabat negara tersebut, jelang akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh dan Aladin S Mengga, yang tersisa 4 hari, untuk meresmikan sejumlah proyek dari APBN, seperti Gedung DPRD Sulbar, Kompleks Pemerintahan Sulawesi Barat terdiri dari Kantor Gubernur, Rumah Jabatan Gubernur, Wakil Gubernur, Rumah Jabatan DPRD dan seluruh kantor Dinas dan Badan, Masjid Raya Sulawesi Barat, dan Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan (BPKP) Sulbar.

Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh, dalam sambutannya menuturkan sebuah berkah atas kedatangan Wapres Jusuf Kalla beserta rombongan ke Mamuju sebab menurut kepercayaan orang mandar jika ada orang penting datang dan turun hujan adalah berkah bagi daerah. “Semoga kedepan Sulbar lebih baik lagi,” pungkas Gubernur dua periode ini.

Anwar juga berkisah 10 tahun lalu, saat kedatangan Jusuf Kalla, kala itu juga sebagai Wapres untuk meresmikan kompleks perkantoran Gubernur di rumah adat, tampak kompleks pemerintah provinsi Sulawesi Barat di rangas masih hutan, “Dan kini 10 tahun sudah telah berubah, menjadi kompleks yang megah seperti saat ini.”

Pada kesempatan itu, Anwar juga melaporkan capaian selama memimpin Sulbar, termasuk berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 20,74 % tersisa 11,74 %.

Selain itu, menurutnya Sulbar pernah mencatat sejarah pertumbuhan ekonomi dimana mencapai 10% diatas pertumbuhan nasional pada tahun 2014, bahkan mampu diatas pertumbuhan ekononi Asia Tenggara. Ketika pertumbuhan ekonomi nasional terpuruk 4,67% pada tahun 2015, Sulbar mampu tumbuh 8,7%.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar berada di urutan ketiga dari 34 Provinsi se Indonesia. Anwar Juga menyebutkan pada awal pemerintahan Sulbar hanya mempunyai APBD 337 Miliar, dan kini mencapai 2,1 Triliun lebih, dengan rata-rata kenaikan 50%.

Pada laporan pembangunan Sulbar, Anwar menyebutkan yang dulu 80% jalan di Sulbar rusak dan rusak berat kini sudah 85% jalan nasional itu sudah bagus. Kini jalan nasional Mamuju menuju Mamasa dan ke Sulsel masih dalam tahap penyelesaian dan berharap tetap dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.

Satu dekade kepemimpinannya Anwar juga bangga bisa menghadirkan 2 bandara yakni Bandara Udara Tampa Padang di Kalukku dan Bandara Sumarorong di Mamasa yang masih perintis. Sehingga ia berharap bisa dikembangkan untuk nantinya bisa langsung dari Bali ke Mamasa dan Toraja. Sedangkan untuk pelabuhan semua telah tersedia di 5 Kabupaten pesisir dan satu pelabuhan besar. (Anhar Toribaras)

Bagikan
Deskripsi gambar...