Pj. Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu saat memimpin Pertemuan Organisasi Perangkat Daerah
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Pejabat Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Carlo Brix Tewu menyampaikan agar dalam membuat suatu program, itu harus disertai data valid berdasarkan tupoksi pekerjaan yang semestinya dilakukan.

Tanpa adanya suatu data yang riil, program kerja  pasti tidak  akan berjalan sesuai apa yang diharapkan, kata Carlo Brix Tewu, saat menyampaikan arahan dan masukan kepada Dinas Dukcapil usai memaparkan Program Prioritas tahun 2017 yang dihadiri Asisten Tata Praja,Nur Alam Tahir, Asisten III Administrasi dan Umum Djamila, dan Staf ahli Gubernur Ibrahim.

Carlo tegas mengatakan agar kiranya dalam penyelesaian program  segera melakukan koordinasi yang baik kepada ASN dan dinas-dinas terkait. Jangan bekerja sendiri-sendiri, kalau anda melakukan perekaman anda juga yang melakukan pendataan, bisa mati kutu kita, ungkapnya.

Pada pemaparan yang berlangsung dilantai 2 Kantor gubernur Sulbar ini, beberapa poin menjadi perhatian Carlo Brix Tewu, diantaranya, data dari program kerja yang telah dibuat, seolah-olah kontradiktif dengan harapan dan tujuan Pemprov Sulbar, hal tersebut dikarenakan kurangnya data yang akurat dari dinas terkait. Sementara poin lain yang menjadi perhatian Carlo adalah adalah belum tercapainya target nasional akta kelahiran anak usia 0-18 tahun  dimana saat ini Provinsi Sulbar, hanya mencapai 63 persen, butuh 20 persen lebih untuk mencapai target nasional.

Ashari Rasyid, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memaparkan, pada tahun 2017 beberapa program yang ditargetkan terlaksana, antara lain, terselenggaranya pelayanan dan penataan administrasi kependudukan, tercapainya target nasional perekaman KTP Elektronik di Provinsi Sulawesi Barat, tercapainya target nasional akta kelahiran anak usia 0-18 tahun di Sulawesi Barat dan tersosialisasinya kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil.

Dalam mendukung pelaksanaan program tahun ini, Dinas Dukcapil mendapatkan pagu APBD  sebesar Rp.1.735.600.000 dan APBN sebesar Rp. 388.660.000. (ADV/Humas)

Bagikan
Deskripsi gambar...