banner 728x90

Liput Proyek RS Tipe B, Wartawan Mamuju Diancam ‘Bunuh’ dan di Keroyok

Busman saat pemeriksaan di Polres Mamuju

Mamuju, Katinting.com – Kejadian tak mengenakkan dialami Busman Rasyid wartawan Manakarra TV saat akan melakukan peliputan pembangunan proyek RS Tipe B Sulbar, di Simboro Mamuju.

Kronologisnya, sekira pukul 10.00, saat Busman yang akan meliput, tiba-tiba dilarang oleh salah satu pekerja dengan alasan harus safety dan memiliki izin. Pun Busman mengindahkan hal tersebut dan mencari tempat aman untuk meliput. Namun tiba-tiba pekerja yang lain datang dan meminta harus ada izin dan surat, padahal Busman sudah mengatakan dari Manakarra TV.

“Saat mereka mengatakan harus safety, saya pun mundur ketempat aman, tapi saya melihat mereka saja itu banyak tidak safety. Mereka mengatakan harus minta izin dan harus ada izin baru bisa meliput. Saya pun tanyakan, dimana meminta izin? Eh malah, tiba-tiba ada yang teriak ‘rewa itu’ dan ada teriakan mengancam ‘bunuh, pukul’ yang membuat saya panik dan kaget, tiba-tiba langsung banyak orang mendatangi saya melakukan pukulan dan tendangan,” jelas Busman. Kamis (02/02).

Tidak hanya itu pelaku yang diduga lebih dari satu orang jelas terlihat dalam rekaman gambar Busman, mengancam dan memukul. Busman pun tersungkur dengan kameranya. “Untung ada satu orang yang menyelamatkan saya. Disitu sudah banyak pekerja kurang lebih dua puluhan orang”.

Atas kejadian tersebut, Busman yang juga anggota AJI Kota Mandar mengalami lebam bagian wajah, pelipis kiri, dan telah melapor di Polres Mamuju dan telah dilakukan visum. Sementara sejumlah pekerja telah diperiksa.

“Saya heran kenapa jadi anarkis itu pekerja, saya datang baik-baik mau mencocokan informasi warga soal kejanggalan proyek tersebut dengan fakta dilapangan tapi malah dapat pukul,” heran Busman.

Sementara itu diketahui proyek nilai kontrak 195 Miliar yang dikerjakan oleh PT. Nindya Karya belum memberikan keterangan. (Anhar Toribaras)

 

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.