Anggota komisi I DPRD Mamuju, Ansharuddin Abdullah, S.Pd., M.Si
Anggota komisi I DPRD Mamuju, Ansharuddin Abdullah, S.Pd., M.Si
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Gedung DPRD Kabupaten Mamuju yang terletak di jalan Ahmad Yani telah berumur tua, fasilitas yang dimilikinya itu banyak yang telah rusak. Sehingga diusulkan untuk dibangun gedung baru dengan anggaran kurang lebih Rp 30 Miliar.

“Gedung kita ini kan sudah berumur tua, dan banyak fasilitas yang sudah rusak, bahkan sejumlah ruang sidang, itu kapasitasnya sudah tidak memenuhi standar, untuk daya muat dan pemakaiannya. Rencananya akan dianggarkan di APBD 2017 dan 2018 kurang lebih Rp 30 miliar,” kata anggota komisi I DPRD Mamuju, Ansharuddin Abdullah, S.Pd., M.Si. saat ditemui diruang kerjanya Badan Kehormatan (BK).

Menurutnya, untuk ruangan BK saja, saat ini tidak memadai, yang berukuran kurang dari tiga kali tiga meter, untuk 5 orang anggota BK. Sehingga pihaknya bersama semua anggota DPRD Mamuju telah menyepakati untuk membangun gedung baru.

“Kita rencanakan pada tahun 2017 gedungnya sudah dibangun, itu akan kita alokasikan di anggaran pokok tahun 2017 dan tahun 2018. Itu baru gedung, belum kelengkapan dan fasilitas lainnya,” jelas Ansharuddin Abdullah kepada Katinting.com.

Sambung menurutnya, rencana pembangunan gedung tersebut terletak dibekas kantor Gubernur Sulbar, samping markas Kodim Mamuju atau bekas kantor Dispenda dan Inspektorat Mamuju yang terbakar.

 “Letaknya disana, bekas kantor yang terbakar, disana akan dibangun ulang, untuk bentuk dan desainnya itu ada bagian khusus yang menangani. Pastinya itu harus memadai untuk melaksanakan kerja-kerja sebagai anggota dewan dan menerima aspirasi rakayat,” pungkas Ansharuddin Abdullah.

Sebelumnya diketahui, saat pembahasan terkait gedung baru DPRD Mamuju bersama dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju, (19/10), Kadis PU Mamuju, Suaib mengatakan gedung DPRD tersebut akan dianggarkan dua tahun yakni ditahun 2017 dan tahun 2018, dengan total anggaran Rp 30 miliar.

“Untuk tahun pertama di 2017 itu kita anggarkan sebanyak Rp 17 miliar dan sisanya pada tahun 2018.

Rencananya, anggota dewan akan memiliki masing-masing memiliki ruangan dan ruang sidang yang lebih besar. (Advertorial)

 

Bagikan
Deskripsi gambar...