Aparat kepolisian saat melakukan pengamanan unjukrasa di depan Mapolda Sulbar
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli Rakyat yang menggelar aksi unjukrasa di Mapolda Sulbar, menuntut agar kepolisian netral dalam proses Pilkada Sulbar, meminta Kapolda untuk hadir dan memberikan keterangan.

“Posisi Polda Sulbar di Pilkada Tetap Netral,” Kombes Pol Tajuddin

Menjawab tuntutan massa aksi, pengunjukrasa ditemui Waka Polda Sulbar Kombes Pol Tajuddin, yang mengatakan posisi Polda Sulbar di Pilkada tetap netral.

“Permohonan maaf Kapolda, hari ini tidak berada ditempat, ada Rapim TNI Polri di Jakarta, sehingga tidak mungkin hadir. Apa permintaan bapak (massa,red) menyangkut netralitas, kita dari awal, Polri tidak boleh memihak pada salah satu calon, kami Polri berdiri diatas semua golongan, ini sudah ditindak lanjuti Kapolda dengan membuat surat edaran tanggal 21 Desember,” kata Kombes Pol Tajuddin.

BACA JUGA : Aliansi Pemuda Mahasiswa Demo Polda Sulbar

Waka Polda menegaskan jika ada anggotanya tidak netral, ia meminta untuk dilaporkan disertakan dengan bukti-buktinya dan akan memprosesnya, “Perhadapkan sama saya, saya akan tindak lanjuti. Kalau itu pimpinan kita akan menyurat ke Kapolri.”

Menyambut penyampaian Waka Polda, koordinator aksi, Ibnu Imat Tototi berharap tuntutannya disampaikan kepada Kapolda Sulbar dan merilis kepublik edaran netralitas kepolisian dalam Pilgub Sulbar sehingga tidak meresahkan.

Sementara itu, Herlin dari HMI Mamauju mengatakan indikasi kuat keberpihakan Polda Sulbar adalah pernah melakukan pertemuan tertutup dengan seluruh unsur Babinkamtibmas yang tidak dilaksanakan di Polda, selain itu, menurutnya ada indikasi tindakan kriminalisasi terhadap orang jika nantinya tidak memilih salahsatu calon. (Anhar Toribaras)

Bagikan
Deskripsi gambar...