oleh

Pj. Gubernur Sulbar Kunker di 3 Kabupaten

banner 728x90
Pj. Gubernur Sulbar,Carlo B Tewu berdialog dengan Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar dan unsur Forkopimda di ruang kerja Bupati Polman ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Polman, Rabu, 11 Januari 2017

Majene, Katinting.com – Kurang lebih sepekan menjabat sebagai Pj. Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu berkunjung ke kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Sulbar. Kunjungan tersebut untuk mengetahui dan melihat langsung kondisi Sulawesi Barat.

Kunjungan diawali tanggal 11-12 Januari 2017 di tiga kabupaten  pertama yaitu Kabupaten Majene, Polewali Mandar dan Mamasa. Dari tiga kabupaten tersebut, kunjungan pertama dilakukan di Kabupaten Majene. Carlo B Tewu didampingi Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Nandang langsung melakukan pertemuan dengan para pimpinan SKPD dan ASN lingkup Pemkab  Majene di Ruang Pola Kantor Kabupaten Majene, Rabu (11/01).

Bupati Majene Fahmi Massiara menyampaikan kepada Pj. Gubernur Carlo tentang kondisi Kabupaten Majene yang memiliki kondisi geografis 974 Km3, dengan panjang pantai 125 Km dengan jumlah penduduk 163.000 jiwa, terdiri 8 kecamatan 82 desa dan kelurahan, dengan mayoritas penduduknya sebagai  petani, nelayan, pengguna jasa dan aparatur sipil negara.

Fahmi dihadapan Pj. Gubernur Carlo mengemukakan bahwa Kabupaten Majene terbilang  kondusif dikarenakan Majene merupakan satu rumpun  dari suku Mandar, sehingga dari waktu ke waktu semua permasalahan  yang terjadi dapat terselesaikan dengan aman.

“Kami berharap, rangkaian kunjungan kerja Gubernur ke Majene kali ini membawa harapan dan kemajuan bagi Kabupaten Majene utamanya di bidang pendidikan,” kata Fahmi.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai pemerintah daerah Bupati Majene tetap menjalin kerjasama dalam berbagai hal, baik dengan Pemerintah Provinsi. Begitu pula dengan keamanan,  Kapolres Majene dalam berbagai hal, dari segi keamanan, Kamtibmas, dalam situasi formal maupun non formal. Begitupun juga kordinasi dengan unsur Forkopimda lainnya komunikasi semua berjalan dengan lancar.” Tuturnya.

Dengan kunjungan kerja Pj. Gubernur pada kesempatan ini  di Majene kami berharap ada secerca harapan yang bisa dilakukan oleh Pemkab Majene terutama yang terkait dengan kemajuan daerah yang menjadikan majene sebagai kota pendidikan, harapnya Fahmi Massiara.

Di empat yang sama, Danrem 142 Tatag Kolonel Inf. Tandyo Budi M menyampaikan dalam menghadapi Pilkada 15 Februari mendatang, dirinya berkeyakinan bahwa Pilkada ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang betul-betul diinginkan masyarakat sesuai dengan hasil yang konstitusional.

“Apapun keputusan Kapolda, ia beserta jajaran  siap mendukung dan membantu  kepolisian demi terwujudnya Pilkada yang aman, tentram sesuai yang diharapkan bersama.” pungkasnya.

Berkaitan dengan Pilkada, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Nandang mengemukakan, bahwa memilih merupakan hak asasi pribadi masing-masing individu. Untuk itu, Ia menghimbau  kepada masyarakat Kabupaten Majene agar tetap menjaga persaudaraan walau berbeda dalam memilih calon kandidat.

“Satu atap, satu keluarga satu keturunan, satu profesi pilihan boleh berbeda. Partai urusan duniawi. Urusan kekerabatan, persaudaraan, adik kakak, sanak family jangan sampai karena urusan partai tidak bertegur sesama saudara, hal tersebut bisa terkena ganguan Kamtibmas,” tuturnya.

Nandang juga mengemukakan, dalam menghadapi Pilkada, sekitar 2.000 personil akan dikerahkan dari Polda Sulbar, selain itu juga akan mendapat bantuan sekitar 350 personil dari Polda Sulsel, 250 dari satuan Brimob dan 100 dari satuan Sabhara. Meski demikian, jumlah aparat keamanan yang dikerahkan dalam menjaga keamanan Pilkada tidak akan berarti tanpa adanya dukungan dari semua pihak.

Di akhir sambutan, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Carlo B Tewu melalui Bupati dan para pimpinan SKPD menekankan, bahwa ASN dalam menghadapi Pilkada harus mengedepankan netralitas.

“Netralitas ASN dalam menghadapi Pilkada merupakan kebijakan dari kebijakan pusat dan sesuai hasil rapat dari Forkopimda, KPU dan Bawaslu, karena adanya laporan yang mengatakan masih ada ASN yang tidak netral dalam Pilkada,” tandas Carlo.

Kunjungan Kerja Pj. Gubernur Carlo B Tewu didampingi Kapolda Brigjen Pol.Nandang, Asisten Tata Praja, Nur Alam Tahir, Danrem 142 Tatag Kolonel Inf. Tandyo serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulbar. (ADV/HMS)

 

Bagikan