Maenunis Amin
banner 728x90

Polman, Katinting.com – Tudingan miring calon gubernur usungan Partai Demokrat, Suhardi Duka (SDK), terhadap netralitas PNS lingkup Pemprov Sulbar, nilai oleh VO Media Center ABM-Enny, Maenunis Amin sebagai indikator kepanikan SDK yang berlebihan. Jumat (06/01).

Seperti diberitakan oleh sejumlah media, SDK meminta kepada Plt Gubernur Sulbar Irjen Pol Calro Brix Tewu untuk mampu menjaga netralitas PNS lingkup pemprov Sulbar.

“Tudingan itu terlalu berlebihan sekaligus menunjukkan bahwa SDK sudah sangat panik. Sebelum meminta ASN Pemprov untuk netral, SDK seharusnya konsisten dulu dengan empat bupati pendukungnya untuk menggaransi netralitas ASN lingkup kekuasaannya.” Tegas Maenunis.

VO Media Center yang sekaligus dipercaya menjadi juru bicara ketua tim relawan ABM-Enny tersebut, memberikan indikator politis potensi intervensi empat bupati pendukung SDK-KK terhadap bawahannya.

“Publikkan melihat sendiri bagaimana empat bupati mengekor ke mana SDK-KK kampanye. Empat bupati itu di atas panggung selalu menegaskan SDK-KK harga mati. Itukan sudah cukup jelas dipahami sebagai instruksi serta indikasi potensial mereka mengintervensi bawahannya.” Imbuh pria yang akrab disapa inu tersebut.

Maenunis juga menyebut ketakutan SDK terhadap SKPD Pemprov, sudah menunjukkan rasa kalah sebelum bertanding.

“Kekuatan full yang selama telah diturunkan mendampingi SDK-KK, terbukti kontra produktif dalam mendongkrak tren kekuatan politiknya. Ya, akhirnya terjadilah apa yang kita lihat. Karena merasa sudah kalah sebelum bertanding, akhirnya dia tudinglah pihak lain tidak netral. Mereka mau bertarung, tapi maunya kain kayu, lawannya disuruh main lidi!”. Pungkas Maenunis. (*)

Bagikan
Deskripsi gambar...