Suyuti
Suyuti
banner 728x90

Oleh : Muh. Suyuti (Pimpinan Kota FPPI Mamuju)

Sumpah Pemuda adalah bukti otentik bahwa memang pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan dengan penuh semangat perjuangan, maka dari itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober selaku hari lahirnya bangsa Indonesia.

Proses kelahiran bangsa Indonesia ini adalah buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis ketika itu, kondisi ketertindasan ini-lah yang lalu mendorong para pemuda untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan juga martabat hidup manusia Indonesia asli, tekad ini-lah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya.

Sumpah pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka lalu menjadikannya selaku dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersama-sama.

Maka, di momentum peringatan hari sumpah pemuda kami mengajak kepada seluruh elemen gerakan di Sulawesi Barat dan masyarakat pada umum nya untuk menjaga dan mempertahankan negara kesatuan republik Indonesia dari praktek-praktek penjajahan Neo imperialisme dan Neo Kapitalisme.

Selain dari pada itu kami juga mengajak masyarakat Sulawesi Barat pada umumnya didalam menghadapai pemilihan kepala daerah serentak 2017 mendatang agar tetap menjunjung tinggi niilai-nilai berdemokrasi yang sehat dan tetap berlandaskan pada asas perjuangan demi masa depan daerah artinya sentimen yang harus kita bangun adalah sentimen antara kita dengan para penjajah dalam hal ini coorporation asing yang telah mengelola sumber daya alam kita melalui perselingkuhan terhadap para elit-elit politik mulai dari skala nasional hingga level lokal daerah bukan malah membangun sentimen atau perpecahan sesama kita demi sebuah kemenangan para penguasa hari ini yang hanya memanfaatkan massa rakyat demi kepentingan pribadi mereka dan golongan.

Pada dasarnya marilah kita jadikan momen sumpah pemuda ini sebagai refleksi dan evaluasi atas kondisi sosial masyarakat kita baik itu secara ekonomi, politik dan budaya yang sedang carut marut.

Sumpah Pemuda itu harus dijadikan spirit perjuangan bahwa Indonesia lahir atas perjuangan pemuda. hari ini kita lahir ditengah tengah arus dominasi asing dan praktek ekonomi politik kapitalistik yang sekali lagi saya bahasakan telah berselingkuh dengan para elit-elit politik di negri ini, itulah yang kemudian harus kita lawan agar tercipta tatanan masyarakat yang sejahtera mandiri secara ekonomi, partisipfatip secara demokrasi berkepribadian secara kebudayan. (*)

Bagikan
Deskripsi gambar...