banner 728x90

Konflik Agraria, Masyarakat Adat Tuntut Pembebasan Lahan di Area HGU PT. Mamuang

banner 728x90
Pembakaran di Area HGU PT. Mamuang

Pembakaran di Area HGU PT. Mamuang

Matra, Katinting.com – Sengketa lahan perkebunan kelapa sawit tak kunjung selesai, ratusan masyarakat adat Kaili Tado membakar rumah diblok C26 areal Hak Guna Usaha (HGU) PT. Mamuang Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat.

Kekesalan masyarakat adat Kaili Tado ini dipicu saling klaim sebagai pemilik lahan diareal HGU PT. Mamuang.

Kekesalan masyarakat karena merasa laporan polisi dan ke pemerintah tak digubris serta haknya di rampas oleh sejumlah oknum preman, hingga memuncak berbuntut ke pembakaran rumah diatas areal HGU PT. Mamuang, akibatnya satu rumah tinggal ludes dibakar massa.

Masyarakat yang mempersenjatai diri dengan parang panjang sempat terlibat aksi kejar kejaran dengan sejumlah oknum preman, beruntung polisi datang sehingga tidak ada korban jiwa.

Kohe  Ketua Adat Kaili Tado yang dikonfirmasi mengatakan, “Masyarakat adat yang bergabung dari dua desa yakni Desa Bonemarawa dan Desa Mbulawa turun kelapangan mengambil paksa areal perkebunan, dengan tujuan pemerintah dan pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan konflik lahan yang terjadi antara oknum preman dengan masyarakat adat,” tegasnya. (Joni)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.