banner 728x90

Dugaan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur, Brigpol SY di Periksa Propam Polres Matra

banner 728x90
Kapolres Matra

Kapolres Matra

Pasangkayu, Katinting.com – Kasus pemerkosaan yang diduga melibatkan Brigpol berinisial (SY) oknum Babinkamtibmas, Desa Ompi, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terhadap (FT) 13 tahun, Kamis (04/08) kemarin, diperiksa Propam Polres Matra, sementara tiga orang tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

Dugaan kasus perkosaan dibawah umur ini terkuak, setelah Mappatang orang tua FT melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke DPRD Kabupaten Bone beberapa waktu lalu, sontak kejadian tersebut membuat publik heboh, pasalnya salah satu pelaku berpangkat Brigpol yang tak lain adalah Babinkamtibmas Desa Ompi.

Mengetahui hal tersebut Kapolres Matra, AKBP Yanuar Widianto S.IK. yang saat itu menerima pelimpahan penyelidikan dari Polda Sulsel ke Polres Matra mengatakan, dalam pelimpahan kasus tersebut tidak menyebutkan adanya keterlibatan Brigpol inisial SY yang bertugas di Polsek Baras. Namun, ada tiga nama lainnya yang memang di cantumkan dalam laporan tersebut. Terangnya.

“Ketiga pelaku yang namanya tercantum tersebut berinisial (WD) 20 tahun dan sepupunya (AG) 20 tahun serta (MD) 40 tahun yang di ketahui adalah kaur pemerintahan Desa Ompi, sementara nama yang satunya dalam laporan tersebut hanya di beri tanda titik dan dalam penyelidikan.

Setelah mendapatkan surat pelimpahan penyidikan, tim gabungan Polres Matra kemudian bergerak cepat ke Desa Ompi untuk menangkap ketiga pelaku yang diduga melakukan kasus perkosaan terhadap FT bocah 13 tahun yang masih duduk di bangku kelas VI SD. Namun karena banjir di Desa Ompi yang juga memutuskan jembatan membuat tim gabungan tidak bisa menjemput ketiga orang yang diduga melakukan perkosaan tersebut.

AKBP Yanuar Widiyanto S.IK yang dikonfirmasi mengatakan, informasi yang beredar di media sosial tersebut langsung kami kordinasikan ke pihak Polres Baras untuk mencari tahu kebenaran dari informasi yang beredar. Dan juga berkordinasi dengan kasat reskrim terkait pelimpahan kasus dari Polda Sulsel ke Polres Mamuju Utara.

“Sementara pelimpahan kasus tersebut dari Polda Sulsel tanggal 22, namun baru di terima 26 Juli 2016. Oknum yang di sebut – sebut terlibat melakukan kasus pemerkosaan dalam pelimpahan berkas dari Polda Sulsel ke Polres Matra tidak menyebutkan adanya keterlibatan anggota Polri. Walau begitu, kita tetap melakukan pemeriksaan. Oknum Brigpol inisial SY dan saat ini sedang di periksa Propam.” Tegasnya. (Joni)

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.