banner 728x90

Butuh Perhatian! Aliran Listrik Asrama Mamuju di Makassar Bakal Diputus

banner 728x90
Surat Pemberitahuan Pembongkaran Meteran Listrik

Surat Pemberitahuan Pembongkaran Meteran Listrik

Makassar, Katinting.com – Sebanyak dua asrama mahasiswa Mamuju di Makassar dipastikan kilometernya akan dibongkar paksa oleh petugas PLN wilayah Makassar pada hari sabtu 27 Agustus. Pasalnya tunggakan listrik tak lagi mampu dibayar oleh penghuninya.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang penghuni asrama putra dua mamuju Aklam. “Iya dicabut besok kilometer kalau tidak dibayar tunggakan sebesar tiga juta lima ratus ribu,” ungkap mahasiswa semester akhir Unismuh Makassar ini.

Sementara itu Asrama putri Mamuju yang berada di Jl. Buakana saat ini sudah tak lagi memiliki kilometer listrik lantaran sudah dicabut oleh petugas lantaran memiliki tunggakan sekitar enam jutaan. “Mati lampumi kak, karena menungga sekitar enam jutaan,” sebut Simbar yang juga penghuni Aspuri Mamuju.

Menanggapi hal tersebut Aktivis Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia Santa, S.IP angkat bicara, menurutnya Pemerintah Daerah Khususnya Bupati Mamuju peka

dengan kondisi generasi Mamuju tersebut sebab mereka adalah aset sumber daya manusia Mamuju kedepan yang semestinya tidak dibiarkan sengsara dengan membiarkan mereka gelap-gelapan dimalam hari dan tak bisa fokus belajar.

“Harusnya Pemda bisa peka dan setelah tahu info begini langsung bertindak, jangan terkesan generasi Mamuju diabaikan dinegeri rantau, kan mereka aset daerah juga,” ucap Alumnus Unismuh Makassar ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam hasil pantauannya diketahui bahwa APBD Kabupaten Mamuju untuk tahun 2016 mencapai Rp.1 Triliun begitupun belanja daerahnya, namun sangat disayangkan karena satu peserpun tidak ada yang dialokasikan untuk pemeliharaan asrama-asrama Mamuju di Makassar.

“Jujur APBD dan belanja daerah Pemda Mamuju tahun ini tembus satu triliun namun sangat disayangkan alokasi keasrama-asrama kosong akibatnya teman-teman mahasiswa yang tinggal diasrama jadi korban,” Beber Mahasiswa Pasca sarjana UMI ini.

Sebelumnya diketahui bahwa sore tadi petugas PLN mengantar surat pemberitahuan akan adanya pembongkaran tunggal kilometer‎. (Anhar)

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.