Suasana jual beli di pasar tradisional (dok Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

Mamuju Tengah, Katinting.com – Kurang dari dua pekan kedepan, Mamuju Tengah akan memasuki usia ke-11 tahun, berbagai kegiatan menyemarakan hari jadi sudah mulai digelar sejak akhir November lalu dan menghabiskan biaya tak sedikit.

Hanya saja kemudian sebagian warga yang kurang mampu, menyesalkan perayaan hari jadi Mamuju Tengah, yang juga akan mendatangkan artis, sebab lebih dominan untuk kegiatan hura hura ditengah penurunan belanja masyarakat, akibat sejumlah harga kebutuhan pokok yang tinggi.

“Mestinya seimbang kegiatan hura hura di pesta hari jadi Mamuju Tengah, dengan kegiatan bakti sosial, sebab pemerintah mesti juga mengetahuai, harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini, melonjak dengan berbagai alasan” keluh Ernawati salah seorang warga Tobadak.

Ia menuturkan saat ini, di Mamuju Tengah per 10 kilogram beras paling murah sudah mencapai Rp.140 ribu, dan kenaikan harga beras hampir perdua pekan, seadainya pemerintah tidak mengedepankan hura hura hari jadi, baiknya biaya hura hura hari jadi sebagian dibuat untuk modal operasi pasar.

“Misalnya di Pasangkayu, kalau mau hari jadinya, kegiatan operasi pasar murah lebih dominan, sehingga masyarakat merasakan bantuan pemerintahnya menjelang hari jadinya, nah itu juga mesti dilakukan oleh Pemkab Mamuju Tengah” tutur Ernawati.

Warga lainnya, Syamsuddin di Topoyo, mengemukakan bahwa mestinya hari jadi itu dengan kondisi tingkat belanja masyarakat saat ini, makin menurun karena harga naik, harusnya sebagian biaya untuk hari jadi yang kabarnya menghabiskan anggaran ratusan juta, bahkan mendatangkan artis ibukota, alokasi anggarannya dibagi untuk operasi pasar murah kebutuhan pokok.

“Kalau bisa, tak perlu mendatangkan artis ibukota, asal masyarakat dibantu melalui program pasar murah, kan beras, bawang merah, cabai besar, bawang putih, ikan dan ayam potong, saat ini harganya lagi merangkak dalam dua pekan terakhit, baiknya dana datangkan artis ini dialihkan saja subsidi pasar murah” harap Syamsuddin.

Katanya, masyarakat tak butuh artis, asal pemerintah lewat hari jadi ini, memberikan kemudahan mendapatkan kebutuhan pokoknya, dengan harga murah, nah salah satu solusinya adalah pasar murah.

“Kalau uang yang bakal habis dalam peringatan hari jadi Mamuju Tengah, katanya mencapai Rp.400 jutaan ditambah sumbangan dari perusahaan besar yang di Mamuju Tengah, dialihkan buat pasar murah, maka ada banyak warga Mamuju Tengah, bakal terpenuhi stok kebutuhan pokoknya sebulan, khususnya beras, sebab kalau Pemprov Sulbar Ultah misalnya, dominan pasar murah dulu mereka dahulukan baru hiburan” kata Syamsuddin.

Sementara itu saat di hubungi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Perindustrian Mamuju Tengah Colleng Sulaiman, mengemukakan bahwa terkait pasar murah, menyambut hari jadi baru sementara akan dibicarakan.

“Sementara baru akan dibicarakan” singkat Colleng melalui pesan singkat kepada laman ini. (**)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here