banner 728x90

Gubuk Sekolah Yang Memperihatinkan, Ombudsman Sulbar Monitoring SD Peuweang

banner 728x90
Ombudsman monitoring Ke SD Peuweang

Ombudsman monitoring Ke SD Peuweang

Katinting.com, Mamuju – Jajaran Ombudsman Sulawesi Barat, melakukan monitoring ke Sekolah Dasar (SD) Peuweang, di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kedatangan Ombudsman untuk melihat langsung kondisi disekolah tersebut, sebagai langkah untuk mengumpulkan data-data awal sebelum melakukan pemanggilan sejumlah pihak terkait untuk proses klarifikasi.

SD Peuweang, yang sempat menjadi ulasan sejumlah media massa, karena  kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan, khususnya ruang kelas  III dan IV yang berdinding  papan  yang sudah lapuk dan berlantai tanah.

Sejumlah siswa menuturkan bila hujan tiba air menetes dari atap yang bocor. Bahkan bila angin kencang proses belajar dihentikan dan di evakuasi keluar dari ruangan  mengantispasi bangunan sekolah roboh.

Kepala SD Peuweang, Darmawati, Mengaku. Pihaknya sudah berkali-kali mengajukan proposal ke Pemkab Mamuju agar bisa mendapatkan bantuan tambahan ruang kelas belajar yang layak, Namun  realiasasinya belum ada hingga hari ini.

“Beginilah  kondisi disekolah kami pak. bagus ini karena datangki’ tidak hujan, kalau disini hujan kami biasanya hentikan proses belajar karena becek diruang kelas, kita liat saja masih lantai tanah, belum lagi kalau biasa kencang angin pak, siswa di arahkan keluar ruangan takut bangunan roboh. Makanya kami sangat berharap ada perhatian pemerintah, karena sudah tiga kali kami memasukkan proposal tapi hingga saat ini belum ada realisasi,” kata Darmawati.

Darwati menambahkan, awalnya bangunan ini merupakan hasil swadaya masyarakat setempat yang dibangun pada tahun 2008 yang lalu dan sampai sekarang masih digunakan, karena ruangan kelas tidak mencukupi sebab jumlah siswa  bertambah terus setiap tahun.

“Ini bangunan hasil swadaya masyarakat disini pak, tapi masih digunakan karena ruangan disebelah tidak cukup jadi kelas III dan IV ditempatkan disini saja, bahkan siswa bertambah terus, belum lagi penerimaan siswa baru tahun ini, kami sangat kewalahan pak kalau tidak di terima, mereka mau sekolah dimana,” ungkap Darmawati.

Setelah melakukan monitoring pihak Ombudsman Sulbar rencananya akan melakukan proses tindaklanjut, dengan berkoordinasi dengan Disdikpora Kabupaten Mamuju, sebelum mengeluarkan saran perbaikan kepada pemerintah kabupaten Mamuju, untuk perbaikan dan peningkkatan kualitas layanan pendidikan dikabupaten Mamuju. (Hms)

Foto bersama Guru, Murid dan Ombudsman Sulbar

Foto bersama Guru, Murid dan Ombudsman Sulbar

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.