banner 728x90

Gubernur Sulbar Launching Desa Tapandullu Sebagai Kampung KB  

1493 views
banner 728x90

 

Gubernur Sulawesi Barat, H. Anwar Adnan Saleh

Gubernur Sulawesi Barat, H. Anwar Adnan Saleh

Katinting.com, Mamuju – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulbar memilih Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sebagai daerah pencanangan Kampung KB (Keluarga Berencana)

Pencanangan kampung KB tersebut ditandai dengan launching oleh Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh, pada hari Sabtu, 19 Maret 2016 di Tapandullu.

Terpilihnya Desa Tanpandullu sebagai daerah pencanangan Kampung KB, berdasarkan keterangan Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Andi Ritamariani, ialah karena kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa tersebut masih rendah. Kesertaan peserta KB pun masih rendah, kemudian minimnya fasilitas kesehatan, sanitasi dan masih terdapat rumah-rumah yang tidak layak huni.

Adapun, potret Kampung KB yang diharapkan, lanjut Ritamariani, adalah seluruh pasangan usia subur diharapkan untuk menjadi peserta KB. Selanjutnya, anggota keluarga ikut pada kelompok- kelompok kegiatan seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia dan kelompok upaya peningkatan pendapatan keluarga sejahtera. Kemudian diharapkan ada Pos Siaga, Puskesmas, Pustu, Posyandu, serta masyarakat memiliki kartu sehat, memiliki kartu pintar dan lain sebagainya.

“Pembangunan Kampung KB, dipilih satu kampung atau dusun setiap kabupaten untuk selanjutnya dapat dikembangkan pada kampung atau dusun lainnya dengan kriteria mengutamakan kampung atau dusun yang ada di wilayah nelayan, wilayah kumuh, partisipasi peserta KB rendah, di bantaran kereta api, kemudian dipinggiran sungai.  Dan Tapandullu masuk dalam beberapa kriteria tersebut,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Mamuju, Muh. Daud Yahya mengharapkan, dengan diterapkannya, Kampung KB di Desa Tapandullu, kesehteraan masyarakat dapat meningkat. Mengingat kondisi Desa Tapandullu yang masih membutuhkan sentuhan, pembinaan serta motivasi dari seluruh stake holder baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi sulawesi barat.

“Tentu ini bisa kita lakukan secara bersama-sama sesuai dengan leading sektor kita masing2-masing, bagaimana kita meningkatkan keterampilan masyarakat kita di desa ini. Dengan launching Kampung KB ini, tentunya ini adalah harapan yang sangat menggembirakan dan insya allah dalam waktu tidak lama kedepan kondisi masyarakat kita di Tapandullu’ ini bisa menjadi desa yang sejahtera.” Harap Daud.

Sementara itu, Gubernur Sulbar yang secara resmi melaunching Kampung KB tersebut mengingatkan agar pencanangan Kampung KB tidak sekedar seremonial di Desa Tapandullu. Ia berharap, dalam kurun waktu 6 bulan setelah launching Kampung KB, harus ada perubahan di Desa tapandullu. Dari itu, ia berharap semua stake holder tarklait dapat bersinergi untuk membangun daerah tersebut, tak terkecuali pihak TNI dan Polri.

Tak tanguung-tanggung, pencanangan Kampung KB di Tapandullu bahkan dihadiri oleh Inspektur Utama BKKBN Republik Indonesia, yang juga selaku Pembina Wilayah Provinsi Sulawesi Barat, Mieke Selfia Sangian. Pada kesempatannya, Mieke sempat menyebut, Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia kini sebesar 1,49% atau setiap tahunnya jumlah penduduk bertambah 3 sampai 4 juta jiwa.

Menurutnya, BKKBN harus mensinergikan antara kuantitas penduduk dengan kualitas penduduk untuk mengimplementasikan program nasional Nawacita yang ketiga yakni membangun dari pinggiran, dan Desa Tapandullu merupakan pilihan yang tepat.

Untuk diketahui, setelah launching Kampung KB, ditempat yang sama dilakukan penandatanganan Deklarasi Bersama antara Pemerintah Provinsi  Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Desa Tapandullu. Yang mana, beberapa pihak tersebut berjanji untuk melaksanakan dan mewujudkan Kampung KB yang sejahtera di Desa Tapandullu.  (Dian Hardianti Lestari)

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.