Pj Gubernur Sulbar Prof.Zudan Arif Fakrulloh saat menyampaikan paparan akhir tahun Pemprov Sulbar. (dok Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dalam kesempatan pemaparan kinera akhir tahun oleh Pemprov Sulawesi Barat di Aula Cafe Marasa, Komplex Gubernuran, yang dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Sulbar, Ahad (31/12).

Pj. Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, tidak sendiri, Ia didampingi oleh Sekprov Sulbar Idris DP, bersama puluhan kepala OPDnya, dan sejumlah asisten di Pemprov Sulbar.

Dihadapan puluhan jurnalis, ketua dan pengurus organisasi profesi pers serta organisasi perusahaan pers, mantan Dirjen Dukcapil ini, memaparkan betapa kemudian besarnya kontribusi media pers dalam kinerja pemerintahan. Sebab media pers menjadi sarana informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk itu saya berterima kasih kepada rekan rekan pekerja pers, atas kontribusinya selama kurang lebih 7 bulan menjabat Pj. Gubernur Sulbar, karena telah berkontribusi menjadi sarana penyebarluasan informasi kinerja kami” ungkap Prof Zudan.

Olehnya, Ia mengharapkan kepada para pimpinan OPD di wilayah Sulbar khususnya dilingkup Pemprov Sulbar, kiranya dapat bersinergi dengan media pers, menggunakan media pers untuk membranding capaian kinerja dan kinerjanya.

“Dengan menggunakan media pers membranding kita, maka kita telah berkontribusi melakukan penyimpangan data digital, yang setiap saat mudah diakses oleh siapapun, sebab saya termasuk yang menggunakan media pers dalam mencari informasi yang saya butuhkan” harap Zudan.

Katanya Ia memiliki data berapa banyak OPD yang memanfaatkan media pers sebagai sarana untuk membranding kinerjanya, dan dari data itu juga menunjukan bahwa OPD tersebut sering merilis kinerjanya atau tidak.

“Bahkan ada OPD hingga ratusan beritanya, dalam satu kuartal, tapi ada juga tidak lebih dari 10 berita dalam satu kuartal, nah tentu dari data yang perlihatkan ini, saya berharap kiranya mulai tahun 2024, sebisa mungkin dalam satu pekan, ada dua sampai tiga berita OPD” kata Zudan.

Ia menuturkan mengapa penting kemudian OPD menyampaikan hasil kinerjanya kepada media pers, lewat rilis, tentu ini membantu OPD tersebut untuk menyampaikan secara luas apa yang telah dilakukannya, sekalipun kemudian OPD itu punya media sosial, tapi akan berbeda cara menulisannya dengan media pers.

“Jadi berbeda ketika kita menyampaikan informasi lewat media sosial dengan media pers, baik dari sisi penulisan maupun sisi penyajian, karenanya saya ingin semua OPD dapat memanfaatkan media pers” pungkas Prof Zudan. (Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here