banner 728x90

Gerebek Desa Mampu Genjot Vaksinasi Warga di Pasangkayu

banner 728x90

Kegiatan vaksinasi melalui gerebek desa Polres Pasangkayu di desa Karave

Pasangkayu, Katinting.com – Program Gerebek Desa ternyata mampu menggenjot vaksinasi warga. Program ini hampir dilaksanakan tiap hari di wilayah hukum Polres Pasangkayu, kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Barat.

Pelaksanaan ini merupakan bagian dari program pemerintah sebagai rangkaian percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Yang mana Polres Pasangkayu telah melakukan perdana di Desa Ako akhir September lalu.

Untuk mensukseskan kegiatan ini, Polres Pasangkayu melibatkan tim Dokkes serta Bhayangkari cabang Pasangkayu. Grebek desa menurut Kapolres Pasangkayu, AKBP. Didik Subiyakto, merupakan program yang dicanangkan kapolda Sulbar.

Dengan target 1.286 dosis perhari, program vaksinasi tersebut akan memperkuat herd immunity (kekebalan kelompok). Hingga saat ini, program itu terus berjalan dan akan mengevaluasi desa-desa yang masih jarang melakukan vaksinasi kepada warga.

Berdasarkan pantauan lapangan, antusias warga yang datang hari ini juga lumayan menggembirakan. Dan Kapolres Pasangkayu, AKBP. Didik mengapresiasi itu.

Sebab selama ini, saat gerai vaksin Polres Pasangkayu sedang tutup, warga tetap bisa mendatangi kegiatan gerebek desa saat sedang berlangsung.

Warga pun sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya, ini salah satu cara membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi. Pasalnya, masyarakat sudah faham arti penting vaksinasi oleh pemerintah dalam upaya mengatasi korona.

Selain di Ako, gerebek desa belum lama ini menyasar sejumlah desa, di antaranya, Karave (Kecamatan Bulutaba), Pangiang (Kecamatan Bambalamotu), Sarjo (Kecamatan Sarjo), Kastabuana (Kecamatan Bulutaba), Desa Tikke (Kecamatan Tikke Raya) serta sejumlah desa lainnya.

Agar tidak terjadi banyak kerumunan demi menghindari terjadinya antrian panjang, dalam pelaksanaan gerebek desa, para petugas mensiasati dengan cara membuka beberapa ruangan baru.

Untuk melancarkan sosialisasi program gerebek desa secara masif kepada khalayak, Polres Pasangkayu menggandeng media.

Puluhan media yang hadir saat temu wicara dengan Kapolres Pasangkayu, AKBP. Didik awal Oktober lalu juga sangat mendukung.

AKBP. Didik menjelaskan kepada media bahwa Polres Pasangkayu berada di posisi pertama di jajaran Polda Sulbar dengan progres vaksinasi mencapai angka 30 persen.

Menurutnya, saat ini program vaksinasi masih sangat susah dengan adanya beberapa informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Sehingga, diharapkan media dianggap sebagai mitra mampu meminimalisasi dan menangkal hal ini.

Demi kepentingan publik, pertemuan ini disambut baik oleh para wartawan dan selalu bersedia mengekspos seluruh kegiatan polres. Selain vaksinasi, kehadiran media dapat membantu menyukseskan kegiatan-kegiatan polres.

Di wilayah Pasangkayu, tren penurunan kasus di daerah ini terpantau semakin membaik dan angka kasus positif juga semakin berkurang. Itu dampak dari program vaksinasi dan kesadaran warga mulai meningkat.

Meski begitu, diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga protkes dan disiplin pakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan agar korona bisa berlalu.

Sehingga ini menjadi suatu hal menggberikan bagi pelaku usaha karena geliat ekonomi mulai membaik. Seperti usaha warung kopi di beberapa sisi jalan dan sudut kota Pasangkayu mulai terlihat ramai pengunjung.

Tak hanya pelaku usaha, warga umum pun sudah bebas melakukan hajatan keluarga meski tetap diimbau agar selalu menerapkan protkes agar tidak terjadi kasus baru.

(Arham Bustaman)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gerebek Desa Mampu Genjot Vaksinasi Warga di Pasangkayu"